Maha Vihara Maitreya, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Medan

0 37

Medan. Bila ada rumah ibadah yang menjelma menjadi destinasi atau tujuan berwisata di Kota Medan, salah satunya adalah Maha Vihara Maitreya. Tak cuma dijadikan tempat bersembahyang oleh umat beragama Buddha, vihara ini juga digunakan warga sebagai lokasi berjalan-jalan alias bersantai. Pemandangan tersebut begitu jelas terlihat pada hari libur tahun baru, Senin. Diperkirakan ribuan warga yang datang dari berbagai wilayah masuk ke areal vihara. Dari semua latar belakang agama, tak hanya Buddha.

  

Areal tempat berdirinya vihara yang cukup luas membuat para pengunjung merasa nyaman. Untuk memarkirkan kenderaan; mobil, sepeda motor atau bahkan beca bermotor, nyaris tak ada masalah bagi masing-masing pemiliknya. Bidang kosong di kiri dan kanan vihara berlantai konblok yang terbilang lebar membuat nyaman setiap pengunjung membiarkan anak-anaknya bermain. Misalnya, bersepeda atau bermain bola. Sejumlah patung hewan singa serta naga berukuran besar di koridor depan (teras) Vihara menjadi hiasan menarik bagi siapa saja yang berkunjung untuk berfoto, termasuk selfie atau swafoto. Laki-laki atau perempuan, tua maupun muda, menjadikan patung-patung tersebut “teman” berfoto. Seorang diri atau berkelompok.

Untuk sekadar duduk bersantai dengan berselonjor, areal vihara dipastikan dapat menampung jumlah sebanyak-banyaknya. Di lantai atau di bangku-bangku yang tersedia, pengunjung tinggal memilih. “Selalu ramai seperti ini memang pengunjung yang datang ke tempat ini. Hari Sabtu atau Minggu biasanya lebih ramai. Yang paling ramai kalau hari libur besar seperti hari ini,” kata seorang pria pengunjung yang mengaku sudah dua kali “berlibur” membawa seluruh keluarganya ke vihara. Kolam tempat memelihara ikan mas di sisi kanan gedung utama dan aneka permainan anak seperti papan perosotan dan ayunan di sebelah kiri, menjadi pemikat lain bagi vihara untuk dikunjungi.

Tak ada kutipan uang apapun bagi setiap pengunjung yang datang “berwisata” ke Maha Vihara Maitreya. Maha Vihara Maitreya berdiri di sebidang tanah di komplek perumahan mewah Cemara Asri yang terletak di Jalan Cemara Ujung, Medan. Bersama vihara terdapat sejumlah objek lain di kawasan Cemara Asri yang juga dijadikan destinasi wisata. Di antaranya adalah taman bunga yang berada persis di tengah-tengah perumahan Cemara Asri. Membulat berbentuk lingkaran. Pengunjung yang datang ke taman ini kebanyakan berkeluarga. Tak sedikit dari yang datang membawa makanan untuk dinikmati di atas rerumputan hijau di taman.

Yang lainnya adalah kolam besar yang ditumbuhi banyak rerumputan liar. Kolam dijadikan sebagai tempat memelihara ikan mas dan lele. Di atas rerumputan liar hidup ratusan ribu ekor burung semacam bangau berwarna putih. Baik ikan di kolam maupun burung-burung, masing-masing menjadi pemandangan menarik bagi para pengunjung untuk dinikmati.

Tak perlu pergi ke kebun binatang jika ingin melihat ular “raksasa” sejenis piton atau ular sawah. Berdekatan dengan kolam ikan terdapat kandang yang berisi beberapa ekor ular besar dan panjang. Pada jam-jam tertentu saat petugas penjaga memberi makan berupa bebek hidup kepada ular, disitulah waktu yang paling menarik menonton ular-ular tersebut.

Source http://www.medanbisnisdaily.com http://www.medanbisnisdaily.com/news/online/read/2018/01/02/19253/maha_vihara_maitreya_destinasi_wisata_alternatif_di_kota_medan/
Comments
Loading...