Lae Renun Spot Wisata Arung Jeram di Kab. Dairi

0 161

Sungai Lae Renun berada di Kabupaten Dairi daerah yang memiliki ketinggian rata-rata 700 s/d 1.250 m diatas permukaan laut. Sedangkan Kecamatan Tigalingga, Kec. Siempat Nempu dan Kecamatan Silima Pungga-Pungga terletak pada ketinggian antara 400 – 1.360 m diatas permukaan laut. Lae Renun terbentang dari kecamatan Parbuluan sampai Kecamatan Tanah Pinem yang selanjutnya menuju Aceh Tenggara dengan panjang 120 km. Dengan dasar sungai memiliki ketinggian dari hulu 700m diatas permukaan laut (DPL) dan di hilir ketinggian 400m DPL.

Untuk mencapai Lae Renun yang berjarak tempuh lebih kurang 160 km atau 3 jam perjalanan dari Kota Medan Sumatera Utara, dalam perjalanan menuju lokasi yang berada di kabupaten Dairi dengan ibu kota Sidikalang, melalui daerah-daerah tujuan Wisata yaitu Sibolangit, Brastagi (Tahura), Kabanjahe (Wisata Bunga dan Buah), Silalahi (Danau Toba), Sidikalang (Wisata Iman). Dari kota Sidikalang untuk menuju Lae Renun dapat melalui desa Silumboyah menuju dusun Nanggar Boang, dusun penghasil buah durian dengan cita rasa yang terbaik di Sumatera Utara.

Masyarakat yang bermukim di pinggiran Lae Renun memanfaatkannya menjadi pengairan sawah, perikanan, dan kebutuhan Air minum terutama di dusun Maha Bunga, Nanggar Boang, Airlintah, namonterrep, Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem. Saat menjelang kemarau masyarakat sekitar Lae Renun memasang Salir yaitu alat menangkap ikan di air deras yang terbuat dari jalinan bambu yang dipasangkan di tengah arus sungai. Karena ikan akan bergerak ke hilir saat menjelang musim kemarau.

Lae Renun yang memiliki tebing yang dalam dan curam dengan sungai yang berhulu di gunung atau bukit maka jeram dan air terjun menjadi banyak pula. Lebar aliran sungai Lae Renun ini pelbagai ukuran menghasilkan Jenis jeramnya juga beragam, mulai dari yang berarus jinak hingga yang liar. Debit air Lae Renun cukup besar dan deras, hal ini dikarenakan anak anak sungai menyatu ke aliran sungai lae renun.

Spot wisata arung Jeram (ratfing) di kabupaten dairi karena alairan dan bebatuan yang menantang adrenalin. Salah satu air terjun menjadi anak sungai lae renun adalah lae pandaroh yang kerap berwarna merah darah, air terjun ini terdiri dari 7 tingkat. Tingkatan pertama adalah ditepi jalan selebihnya berada disepanjang aliran air terjun menuju sungai Lau Renun. Saat ini sebagian air  Lae Renun dialirkan ke Danau Toba bersama 11 anaknya (dimaksudkan untuk memutar turbin PLTA Renun), Dairi menjadi kontributor air utama untuk danau terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Source http://www.kamarberita.com http://www.kamarberita.com/read/20150905/lae-renun-spot-wisata-arung-jeram-yang-menantang
Comments
Loading...