Keindahan Wisata Pulau Damar Besar di Kepuluan Seribu

0 83

Pulau Damar Besar

Pulau Damar Besar merupakan biasa di kenal oleh wisatawan dengan Pulau Edam. Pulau ini termasuk dalam pulau yang tak berpenghuni. Perjalanan ke Pulau Damar Besar bisa di tempuh dari Pelabuhan Muara Kamal dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

 Pulau ini sudah menjadi tujuan wisata bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya yang ramai dikunjungi akhir akhir ini. Secara administratif pulau ini termasuk dalam wilayah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Letaknya tidak jauh dari Tanjung Priok.

Di Pulau Damar Besar/Edam berdiri kokoh sebuah mercusuar peninggalan Belanda yang di kenal dengan nama Vast Licht. Mercusuar ini di bangun pada masa Raja Belanda ZM. Willem III berangka tahun 1879. Menara ini memiliki tinggi 56 meter dengan 16 lantai dan inilah yang menjadi icon dari Pulau ini. Dari kejauhan sudah terlihat berdiri kokoh bangunan berwarna putih ini membuat kita sudah pasti mengenalinya bahwa inilah Pulau Damar Besar.

Pulau ini merupakan pulau yang tak berpenduduk disini hanya terdapat rumah bagi para penjaga dan pengurus pulau. Jadi buat kalian yang mau berkunjung ke Damar Besar ada baiknya membawa makanan dan perlengkapan dari rumah karena di sini tidak ada penjual makanan. Di sini kita bisa naik ke atas mercusuar dan menikmati pemandangan pulau dari atas ketinggian. Laut yang luas dan biru, pantainya yang putih bersih menjadi pemandangan yang menyejukkan mata. Di atas sini kita bisa dapat spot foto yang keren.

Selain menikmati pemandangan di atas mercusuar kita juga bisa berenang dan snorkling di pantainya. Tak jauh dari Pulau Damar Besar ada pulau kecil yang di namakan Damar kecil atau biasa di kenal Pulau monyet. Di pulau ini terkenal sebagai tempat memancing,terdapat ikan kerapu, baronang, kuwe dan ekor kuning. Selain mercusuar peninggalan Belanda tersebut di sini juga terdapat kompleks pemakaman tua dengan luas 4×6 meter. Di sini terdapat 4 makam dan menurut catatan sejarah salah satunya adalah makam dari Ratu Syarifah Fatimah,seorang Ratu keturunan arab yang berkuasa di Kesultanan Banten di masa penjajahan Belanda dulu.

Source https://backpackerjakarta.com https://backpackerjakarta.com/pulau-damar-besar/
Comments
Loading...