Keindahan Wisata Alam Bukit Pare di Ponorogo

0 280

Bukit Pare

Bukit Pare merupakan salah satu wisata alam sebuah Perbukitan yang berada di Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur, yang sering digunakan untuk Selfie para Pecinta Petualangan Alam Bebas dan Pecinta Fotografi dimanjakan dengan banyaknya tempat untuk menyaksikan keindahan alam yang masih natural, lokasi tersebut kira-kira 15 Km dari Kantor kecamatan Ngrayun dibutuhkan waktu sekitar 20 Menit perjalanan.

Keindahan Bukit Pare

Setelah kendaraan sudah terparkir di area yang sudah disediakan, selanjutnya anda bisa memulai perjalanan dengan menelusuri jalan setapak yang sudah tersedia. Dibutuhkan waktu sekitar 45 sampai 50 menit untuk sampai puncak, dan ini membutuhkan tenaga yang ekstra karena jalur yang dilalui lumayan panjang dan menanjak. Disekitar jalur pendakian ini masih banyak sawah serta kebun warga sekitar dengan tanaman yang beragam. Warga sekitar juga banyak yang hilir mudik disekitar pendakian untuk melakukan aktivitas bercocok tanam.

Perlahan mulai terlihat hamparan tanah lapang yang luas dan hijau dimana ada banyak pohon pinus sekitar lokasi. Selain itu pada sisi timur Bukit Pare, anda bisa melihat hamparan luas berbagai bukit yang terjajar begitu rapi yang siap untuk memanjakan mata anda. Ini adalah keunggulan yang dimiliki oleh Bukit Pare desa Cempoko, sebuah tanah yang begitu lapang dan hijau dimana area ini berada di kawasan bukit sehingga akan lebih mudah untuk mengamati pemandangan lainnya dari ketinggian.

Rute Menuju Bukit Pare

Bagi anda yang ingin mengunjungi lokasi ini, perjalanan bisa anda mulai dari pusat kota menuju kerah desa Bungkal keselatan. Setelah ini anda akan menemukan sebuah pertigaan Tumpak Lego, cari petunjuk arah ke desa Cempoko. Selanjutnya anda akan menjumpai Balaidesa Cempoko ambil arah kiri, sampai pertigaan terus ke utara untuk sampai lokasi. Seperti halnya wisata alam lainya, waktu yang paling tepat.

Untuk berkunjung menikmati keindahan alam Bukit Pare Desa Cempoko adalah pada saat setelah musim hujan. Hal ini karena pada saat musim kemarau, lokasi wisata seperti ini akan menjadi kering akhirnya menghilangkan keindahan hijaunya alam tersebut. Namun jika anda ingin melakukan camping, musim kemarau mungkin adalah pilihan yang tepat. Selain tidak ada hujan, keindahan gugusan bintang atau milkway akan tersaji lebih sempurna. Apa lagi ini area bukit yang memang snagat pas untuk menikmati indahnya milkway pada malam hari.

Source http://anggaardiansyah100.blogspot.co.id http://anggaardiansyah100.blogspot.co.id/2014/11/asaal-usul-watu-semaur.html
Comments
Loading...