Warning: unlink(/tmp/d444b0c5dce3bde2702f8c5694eb514d-OYAU6V.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Keindahan Pulau Nusa Ra, Halmahera Selatan

0 15

Pulau Nusa Ra

Nusa Ra sesungguhnya adalah pulau kecil dengan keindahan luar biasa. Sejak berpisah dari Maluku dan resmi menjadi provinsi pada 1999, Maluku Utara menggenjot sektor pariwisata. Halmahera Selatan contohnya. Kabupaten di Pulau Halmahera ini punya ratusan pulau cantik yang masih perawan. Salah satunya, Nusa Ra.

Nusa Ra merupakan pulau yang dikhususkan sebagai kawasan wisata bahari. Satu lagi aset dari Indonesia Timur yang wajib jadi destinasi kala melancong. Pulau ini luasnya kurang lebih 30 hektare. Cuma butuh satu jam untuk mengelilingi seluruh pulau. Namun jangan salah. Nusa Ra punya potensi wisata laut tersembunyi yang tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan, yakni Pantai Nusa Ra.

Barisan pohon kelapa berjajar rapi di sepanjang tepian pantai, membuat Nusa Ra terasa teduh menyegarkan mata. Ada pula sejumlah pohon beringin yang menghiasi bibir pantai, hal yang jarang ditemui di pantai lain. Apalagi, pantai ini juga berlatar belakang pegunungan nan memikat.Serasa berlibur di pulau pribadi, begitulah kesan yang didapat. Pulau ini sepi, masih jarang dikunjungi orang. Cocok bagi Anda yang ingin menyepi sejenak dari kegaduhan kota.

Nusa Ra berada di lokasi strategis yang tak jauh dari pusat kota. Letaknya hanya sekitar 1 KM di sebelah barat Kota Labuha– bu kota Halmahera Selatan–di Pulau Bacan. Retribusi per orang Rp3 ribu saja. Selama tiga tahun terakhir, Nusa Ra sudah berkembang drastis sebagai destinasi wisata. Terbukti dengan berdirinya 16 unit penginapan di sekitar pantai berupa cottage berbentuk rumah panggung.

Seluruh penginapan bisa disewa pelancong, masing-masing lengkap dengan kamar mandi dan listrik. “Sehari tarifnya Rp500 ribu, sudah termasuk makan,” kata Muhammad Nur Kamarullah, Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Selatan kepada detikTravel.

Meski hingga saat ini pengunjungnya kebanyakan pelancong lokal, pemerintah setempat telah berencana menambah infrastruktur demi menarik pelancong. Contohnya dengan membangun infrastruktur tambahan dari pelabuhan, wahana permainan air, hingga jembatan yang menghubungkan Nusa Ra dengan pulau tetangganya, Nusa Deket.

Memang, keluhan pelancong sejauh ini terkait kelengkapan fasilitas. Banyak pengunjung yang datang masih perlu membawa bekal makanan dan bersusah payah mencapai lokasi sebab keterbatasan aneka kuliner dan ketersediaan transportasi.

Dari Pelabuhan Labuha lokasi Nusa Ra bisa ditempuh sekitar 15 hingga 30 menit perjalanan menggunakan speedboat atau perahu warga. Tarifnya antara Rp200-500 ribu pulang pergi. Alternatif lain bisa diakses dari perkampungan nelayan di daerah Amasing. Transportasi di sini cukup unik. Namanya Katinting, sejenis kapal kecil dari kayu yang dibuat memanjang.

Berdasar keterangan seorang narablog, lebar katinting hanya muat diduduki dua orang dengan berdesakan walau dengan panjangnya bisa memuat sampai delapan orang. Selain itu, tulisnya, naik katitinting terasa mengasyikkan. Meski air laut membasahi sekujur tubuh, dan kapal harus naik-turun serta bergoyang melawan ombak.

Source https://beritagar.id https://beritagar.id/index.php/artikel/piknik/wisata-bahari-di-nusa-ra-halmahera
Comments
Loading...