Keindahan Pantai Gua Letbaun, di Kota Kupang

0 137

Pantai Gua Letbaun

Pulau Semau bagian utara punya desa unik bernama Desa Letbaun. Di sini terdapat pantai dan tiga gua yang seluruhnya diberi nama sama, Letbaun. Pantai Letbaun sangat sepi. Walau pasirnya putih dan lautnya biru kehijauan, tetapi pantai ini lebih terkenal sebagai lokasi pembuatan garam secara tradisional. Caranya dengan menampung air laut di dalam cangkang kima yang berjejer, lalu dijemur sampai air mengering.

Di pantai ini juga ada batu karang berukuran raksasa yang disebut Batu Penyembahan. Konon, dulunya batu ini digunakan untuk melakukan penyembahan berhala. Sementara tiga gua Letbaun, letaknya sebenarnya berjauhan. Masing-masing gua unik karena di dalamnya terdapat kolam dan sumber mata air sendiri, juga stalaktit.

Gua pertama paling dekat dari desa. Di sini Anda bisa berenang di dalam kolam air payau. Untuk mencapainya kadang Anda perlu berjalan merunduk karena di beberapa ruas, langit-langit gua sangat rendah. Gua kedua berisi sumber air tawar. Letaknya agak jauh di tengah hutan, dengan mulut gua cukup lebar dan sebagian tertutup akar pepohonan. Di dalam gua ada banyak burung walet beterbangan. Untuk melihat sumber air, Anda harus turun cukup dalam menggunakan bantuan senter.

Gua ketiga letaknya paling jauh, yaitu dekat pantai. Sebaiknya minta diantar penduduk lokal sebagai pemandu jalan. Sebab, selain lokasinya sulit ditemukan, kolam air juga terletak jauh di dalam gua yang minim penerangan. Perjalanan ke Pulau Semau bisa ditempuh sekitar 30 menit dengan menyeberang menggunakan perahu kayu dari Pelabuhan Tenau, Kupang. Biaya per orang sebesar Rp20 ribu, dan Rp50 ribu jika membawa sepeda motor. Perahu beroperasi pukul 07.00-17.00 waktu setempat, tergantung cuaca dan ramainya penumpang.

Akses jalan di Pulau Semau terbilang masih buruk dan sempit. Menggunakan motor yang disewa dari Kupang sangat disarankan. Lantaran harga sewa motor dan mobil pick-up di Pulau Semau cukup mahal, dan tidak tersedia kendaraan umum. Waktu terbaik untuk pelesir ke Pulau Semau adalah di pagi hari pada musim kemarau (April-Oktober). Bawa bekal makanan dan minuman, karena di pulau sangat sulit akses air bersih dan sepi penjual makanan.

Jika datang dengan rombongan, menyewa kapal penyeberangan lebih baik. Buat perjanjian untuk diantar kembali ke Kupang sore harinya. Pulau Semau tidak memiliki penginapan. Membawa tenda sendiri untuk berkemah atau menginap di rumah warga bisa jadi pilihan. Jangan lupa membawa serta topi Anda, dan sedia cukup uang tunai di dalam tas.

Source https://beritagar.id https://beritagar.id/artikel/piknik/menjelajah-pantai-pantai-indah-di-pulau-semau
Comments
Loading...