Warning: unlink(/tmp/5914058945c6f253f68cbf38062a4c44-iOUzBP.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Keindahan Panorama Salo Merungnge

0 53

Salo Merungnge

Salo Merungnge ini berada di Dusun Lawere, Desa Ureng, Kecamatan Palakka. Salo Merungnge berjarak sekira dua kilometer dari jalur poros dari Poros Bone-Makassar. Tempat ini sempat ramai dikunjungi warga hingga akhirnya ditutup pemerintah pasca petaka air bah yang menewaskan dua warga, pekan lalu.

Salo Merungnge adalah nama sungai yang memisahkan dua desa di Kecamatan Palakka, yakni Desa Ureng dan Desa Pasempe. Menurut warga setempat, terdapat dua gua yang terletak di dua sungai berbeda, yakni Salo Merungge dan Salo Lacang Pawie. “Sebenarnya dua gua itu terletak di sungai berbeda, tapi karena sudah terlanjur terkenal nama Salo Merungnge, makanya yang dikenal masyarakat cuma gua di Salo Merungnge. Padahal gua yang satu terletak di Salo Lacang Pawie,”ceria Bayu, seorang warga setempat.

  

Jika berada di bawah, kata Bayu gua Salo Marungnge akan terlihat keindahan bebatuan yang berbentuk terowongan. Namun sesungguhnya, lanjut Bayu gua tersebut adalah sebuah jembatan penghubung antara Desa Ureng dan Pasempe. Makanya, kata Bayu jika berdiri di atas jembatan akan terdengar suara air bergemuruh di bawa jembatan. Dari atas jembatan air sungai tidak terlihat, lantaran tertutup pepohonan.

“Hal inilah yang membuat sungai ini diberikan nama Salo Merungnge, karena hanya dengar suara gemuruh, sedangan airnya tidak terlihat,”cerita Bayu. Salo dalam bahasa bugis berarti sungai, sedangkan Merungnge berarti berbunyi atau mengeluarkan bunyi. Konon dari cerita orang terdahulu, sambung Bayu, jembatan Salo Merungnge saat disakralkan. Jika ada orang baru yang melintas gua (Jembatan) tersebut, harus ‘Mappetabe’” (Minta permisi) agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jika ada orang yang lewat di jembatan itu, diingatkan agar Mappatabe. Begitu juga bagi orang baru datang di kampung,” tutur Bayu.

Source https://radarbone.fajar.co.id https://radarbone.fajar.co.id/cerita-dibalik-keindahan-panorama-salo-merungnge-1/
Comments
Loading...