Keindahan Kelebba Maja, Surga Tersembunyi di NTT

0 180

Kelebba Maja

Amerika Serikat boleh saja bangga dengan wisata alam Grand Canyon, tapi Indonesia punya Kelebba Maja yang tak kalah menakjubkan. Tebing berukir indah berwarna gradasi merah marun, pink, coklat dan kelabu itu tampak jelas dari jalan raya karena tertimpa sinar matahari. Pilar-pilar batu berwarna merah muda dengan puncak berbentuk mirip jamur berwarna merah tua, berada di lembah dengan tebing-tebing terukir cantik penuh warna. Tempat ajaib ini berada di Pulau Sabu, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pulau Sabu sendiri adalah pulau terluar Indonesia, tak jauh dari perbatasan Australia.

Warga setempat mempercayai Kelebba Maja sebagai tempat berdiamnya Dewa Maja atau dewa bagi masyarakat yang tinggal di Dusun Kelanalalu, Desa Wadu Medi, Kecamatan Hawu Mehara. Kelebba Maja terdiri dari tiga batu besar yang melambangkan bapak, ibu dan anak, yang ditengahnya terdapat batu yang dijadikan altar persembahan kurban bagi Dewa Maja. Lokasi itu dikelilingi batu granite yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tempat itu juga dikeramatkan oleh warga setempat dan selalu dilakukan ritual berupa pemotongan hewan kurban yang akan dipersembahkan kepada Dewa Maja, sebagai persembahan akan keselamatan dan kesuburan. Turis ataupun pengunjung yang ingin berkunjung, harus ditemani pemandu atau warga Sabu. Rumah asli penduduk Sabu juga terlihat masih sangat tradisional, seolah belum terjamah modernisasi. Anak-anak kecil menggendong jeriken berisikan air. Inilah pemandangan dan keasrian di Pulau Sabu yang mungkin jarang ditemui di tempat lain.

Untuk mengunjungi Kelebba Maja di Pulau Sabu, Anda harus terbang ke Kupang. Selanjutnya, ada tiga pilihan transportasi menuju Sabu. Pertama adalah dengan pesawat Susi Air, ini adalah cara tercepat dan termahal mencapai Kota Seba (Ibu kota Kabupaten Sabu Raijua) dengan jadwal yang pasti. Susi Air terbang ke Sabu setiap hari dengan kapasitas penumpangnya hanya 12 orang.

Kedua dengan kapal cepat yang berangkat dari Pelabuhan Tenau dengan lama perjalanan sekitar 4 jam. Sayangnya, kapal cepat ini hanya beroperasi seminggu dua kali yaitu hari senin dan Jumat berangkat dari Kupang dan kembali ke Kupang keesokan harinya (Selasa dan Sabtu). Pilihan terakhir yaitu dengan kapal ferry yang berangkat dari Pelabuhan Bolok, dengan lama perjalanan sekitar 14 jam. Ferry ini juga hanya beroperasi seminggu dua kali, yaitu Senin dan Jumat.

Kondisi jalan menuju Kalebba Maja tidak terlalu bagus dan berkelok. Aspal jalan yang terkelupas akan sering ditemui. Selama perjalanan, pemandangan laut yang biru menawan akan memanjakan mata. Bukit-bukit yang banyak ditanami tanaman nira merupakan pemandangan khas di pulau ini. Penduduk sekitar banyak memanfaatkan pohon nira untuk dijadikan sebagai gula semut/lempeng dan gula sabu.

Source https://sportourism.id https://sportourism.id/tourism/kelebba-maja-surga-tersembunyi-di-ntt
Comments
Loading...