Keindahan Kampung Ksadan Makuloon, Di Belu

0 5

Ksadan Makuloon

Ksadan ini terletak di Desa Loonuna tepatnya di  sebuah  kampung yang dahulu pernah didiami oleh penduduk Loonuna. Ksadan ini berbentuk bundar dengan diameter dasar 12 meter dan puncaknya 10 meter. Bangunan ini  dibuat dari susunan lempengan  batu besar dan mempunyai  tiga tingkat. Di tingkat ketiga hidup sebuah pohon beringin besar yang menaungi ksadan ini. Ksadan Makuloon didirikan oleh Bere Rusan  dan Mau Rusan. Mereka adalah orang Melus – suku asli Belu yang mendiami sebagian besar daerah Belu. Dalam pembangunan ksadan ini mereka dibantu oleh Roman Siwe yang juga merupakan orang Melus  yakni :

*. Siarai Masai

*. Foho Kiik Rai Fatus

*. Fatu Asu Au Lulik

*. Au fatu

*. Nitu Ba Nitu Kiik

*. Debu Lulik Au Lulik

*. Po Muku Hau Lata

*. Mau Sisi mau Soka

*. Fulan Fehan Balok Ama

  

Setelah Ksadan Makuloon dibangun datanglah  leluhur orang Bunag  dari arah Matahari terbit dan mereka ini yang kemudian menjadi leluhur orang Belu berikutnya setelah orang Melus. Dalam perkembangan selanjutnya hubungan kedua suku besar ini tidak harmonis. Hal ini disebabkan karena Orang melus mengklaim bahwa semua hasil  bumi yaaang terdapat di daerah ini adalah milik mereka. Orang Bunag harus meminta izin apabila ingin mengambil air ataupun kayu.

Hubungan kedua suku ini semakin tidak harmonis  akhirnya terjadilah perang Selain terjadi perang fisik terjadi pula perang tipu daya. Dalam perang ini  orang Melus kalah  dan mereka tersingkir dari daerah yang telah mereka tempati lebih dahulu. Setelah orang Melus meninggalkan Loonuna, daerah yang  mereka tinggalkan ditempati kembali oleh orang Bunag yang dikepalai oleh Tes Lelo dan Mali Lelo dan sekaligus menguasai ksadan Makuloon. Lambat laun jumlah  mereka bertambah banyak di daerah Loonuna.

Dalam perkembangan selanjutnya hubungan  antara kedua orang yang pertama kali menempati Loonuna dan ksadan Makuloon yakni Tes Lelo dan Mali Lelo menjadi kurang harmonis. Ketidakharmonisan ini didasari karena keduanya berusaha untuk menjadi raja Loonuna.   Pada akhirnya rakyat Loonuna  mengangkat orang dari Ekin untuk menjadi raja Loonuna.

Fungsi Ksadan Makuloon adalah sebagai berikut :

  •  Sebagai tangga bagi Tuhan ketika turun ke bumi.
  • Sebagai pengadilan / tempat menyelesaikan masalah – masalah besar. Pihak atau orang yang terbukti  bersalah  akan dihukum mati. Hukuman mati inipun dilakukan dengan cara yang unik yakni           dengan cara menusukkan kayu runcing melalui lubang anus sampai meninggal. Setelah meninggal  jenasahnya  ditancapkan pada kayu yang telah disiapkan.
  • Sebagai tempat untuk menaikkan kakaluk ( jimat ) yang dilakukan oleh raja bila terjadi perang.
  • Di tempat inipun dalam setahun dilakukan  acara adat  sebanyak tiga kali yakni ;

Acara adat berburu babi hutan ( an tama )

Acara ini biasanya dilaksanakan pada awal bulan November. Setelah acara pembukaan dilaksanakan di tempat ini, kaum lelaki akan berburu babi hutan yang dianggap sebagai hama tanaman. Sehingga pada waktu menanam jagung, tanaman tersebut tidak dirusakkan oleh babi hutan.

Paol Sau ( panen jagung )

Acara ini dilakukan sebagai mohon izin kepada leluhur sehingga pada waktu panen hasil kebun tidak terjadi hal – hal buruk.

Hotton A

Memberi sesaji pada leluhur sebagai ucapan terima kasih atas hasil panen  dalam setahun.

Source https://floridaissa.wordpress.com https://floridaissa.wordpress.com/2014/11/26/data-objek-wisata-unggulan/
Comments
Loading...