Keindahan Kampung Air Mbah Jawer Purwakarta

0 66

Kampung Air Mbah Jawer Purwakarta

Kampung Air Mbah Jawer ini merupakan salah satu wisata kampung yang berada di Purwakarta. di Kampung Air ini terdapat empat gambar yang diperlihatkan. Pertama, konsep kampung air di malam hari, siang hari, dan gambar perahu yang akan menjadi transportasi wisata tersebut. Keempat gambar ini memperlihatkan keindahan yang luar biasa. Bagaimana tidak, Anda disuguhi keindahan Waduk Jatiluhur yang dikelilingi hutan tropis.

Di atas danau itulah, akan dibangun rumah apung bergaya resort yang langsung menghadap ke danau. Suasana nyaman, tenang, dan romantis sangat terasa dalam konsep tersebut. Tidak jauh dari resort terdapat pasar tradisional dan pusat kuliner seluas 3.000 meter persegi.

Di pasar ini, pengunjung akan mendapatkan berbagai kebutuhan sehari-hari. Seperti sayuran, daging, bumbu, dan lainnya. Namun bagi pengunjung yang ingin langsung mencicipi makanan, bisa datang mengunjungi pusat kuliner yang berada di samping pasar tradisional.

Lalu ada apa saja di pusat kuliner? Pengunjung akan menemukan berbagai aneka makanan khas Purwakarta dan Indonesia. Seperti ikan bakar, ayam, surabi, goreng singkong, opak, ranginang, dan simping. Selain makanan khas Indonesia, pasar tradisional kuliner ini menghidangkan makanan western, makanan Asia dan lainnya. Namun penyediaan makanan tersebut tergantung permintaan pasar.

Semua makanan itu tidak akan lengkap tanpa kopi. Di Kampung Air Mbah Jawer pun disediakan kopi khas Purwakarta. Kopi ini akan menemani Anda menikmati keindahan alam Jatiluhur. Kampung Air Mbah Jawer terletak di Parang Gombong, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. Rencananya, kampung air ini akan dibangun Maret 2017 dan selesai sebelum Ramadhan 2017. Dana yang disiapkan sekitar Rp4 miliar dengan melibatkan swasta, BUMN, dan perbankan.

Mbah Jawer

Nama Mbah Jawer diambil dari legenda rakyat di Jatiluhur. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, dahulu kala terdapat seorang bayi yang memiliki jawer (seperti ayam) di kepalanya. Karena malu dan khawatir jawer semakin membesar, si orang tua membuang bayi tersebut. Bayi itu hanyut dan jasadnya tidak ditemukan. Masyarakat percaya, bayi tersebut berubah wujud menjadi Mbah Jawer, penunggu Jatiluhur. Menurut cerita, siapapun yang ingin memancing di Jatiluhur harus meminta izin kepada Mbah Jawer. Jika tidak, maka hasil tangkapan ikannya tidak bagus.

Source http://kampungwisata.com https://www.google.com/search?q=Waterpark+Kingdom+Animalia&oq=Waterpark+Kingdom+Animalia&aqs=chrome..69i57j0.1058j0j9&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Comments
Loading...