Keindahan Alam Gili Kere di Pulau Lombok

0 142

Gili Kere merupakan pulau yang berdiri diatas batu karang, sehingga jika pengunjung hendak menginjakkan kaki di atasnya, terlebih dahulu harus sedikit memanjat tebing karang tersebut untuk dapat menikmati keindahannya dengan sempurna. Setelah itu barulah dapat mengarahkan pandangan dengan leluasa ke seluruh penjuru. Di bagian selatan gili ini nampak putihnya Gili Gosong yang seakan-akan enggan muncul di permukaan. Ketika pandangan dialihkan ke sisi utara, nampak Gunung Rinjani berdiri dengan gagah bagaikan membingkai Pulau Lombok.

  

Sebagaimana umumnya tepi pantai, udara disini relatif panas, bahkan lebih panas dibanding pantai yang ada di Mataram atau Lombok Tengah. Bagi yang tidak terbiasa dengan cuaca panas, teriknya mentari di Gili Kere akan menguras adrenalin, dan dipastikan bisa bermandi keringat sebelum mandi dengan air laut. Tapi jangan khawatir, karena terik cahaya sang surya pada siang hari itu akan menjadi terabaikan ketika memandang ke arah lautan lepas di sekeliling gili. Gradasi air laut itu benar-benar menyejukkan mata.

Berbagai aktifitas linnya pun dapat pula dilakukan di Gili Kere, misalnya bersnorkling, berenang, dan berjemur.  Snorkling akan membawa pengunjung menikmati keindahan luar biasa pemandangan bawah laut di sekitar tiga gili ini. Cukup luas “taman” terumbu karang yang dapat ditelusuri. Terumbu karang yang masih alami atau belum terjamah. Dihiasi ikan-ikan cantik beraneka warna berenang kesana kemari.

Bagi pengunjung yang suka berenang dan berjemur di atas pasir putih, Gili Kere siap memberikan nuansa yang mengasyikkan. Sebaiknya berjemur atau berbaring di pasir putih ini dilakukan pada pagi menjelang siang hari, atau pada sore hari. Sebab kalau pada siang hari dijamin tidak akan mampu bertahan lama, karena cuaca panas yang menyengat.

Gili Kere adalah salah satu gili yang sudah banyak penghuninya. Mayoritas penduduk disini adalah para nelayan, dan selebihnya pedagang yang sengaja diberikan tempat oleh pengembang. Dengan demikian, Gili Kere kesehariannya relatif lebih ramai dan itu sekaligus menciptakan kenangan tersendiri bagi setiap pengunjung yang menyempatkan diri singgah disana. Dari para nelayan, pengunjung dapat membeli ikan untuk konsumsi selama berada di gili, atau sekedar melihat-lihat aktifitas para nelayan yang lalu lalang menekuni kegiatannya sehari-hari.

Daya tarik yang lainnya, dari segi komposisi dan tofografi, ketiga gili ini sama-sama menampilkan daya pesona yang eksotik. Sebuah pulau kecil yang indah dan alami dengan menonjolkan pantai menawan dan lautan pasir yang terhampar. Walaupun demikian dinatara hamparan pasir itu terdapat banyak pepohonan hijau. Pemandangan disini menakjubkan dan luar biasa. Rerumputan dan pepohonan hijau walau tidak terlalu banyak, namun membuat Gili Kere menjadi semakin cantik. Jadi rute yang ditempuh untuk ketiga gili tersebut adalah dari Kota Mataram – Bertais – Kediri – Praya (Lombok Tengah) – Mujur – Ganti – Keruak (Lombok Timur) – Pelabuhan Tanjung Luar. Keseluruhan rute ini membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 sampai 2,5 jam menggunakan mobil. Sedaangkan untuk mencapai ketiga gili dengan menggunakan perahu nelayan membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Source https://berugaqelen2010.wordpress.com https://berugaqelen2010.wordpress.com/2015/08/11/berjalan-kaki-menuju-gili-kere-atau-gili-kahona/
Comments
Loading...