Warning: unlink(/tmp/85cfc6e4a03bcd16c625ba7d56e4ea2e-BdGVLf.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Kawasan Boulevard Kota Manado

0 17

Boulevard Kota Manado

Boulevard Manado merupakan kawasan reklamasi pantai terpanjang di Indonesia. Awalnya berbentuk jalan yang direklamasi Pemkot Manado di akhir tahun 1980. Tujuannya untuk memperlancar transportasi. Pantai yang direklamasi untuk jalan sepanjang 4,3 km dari panjang garis pantai Manado yang mencapai 18,7 km. Pembangunan Bouleard sendiri diresmikan tahun 1993.

Dua tahun setelah jalan diresmikan, pemerintah kemudian mengizinkan pengembang mereklamasi pantai untuk kegiatan bisnis. Panjang pantai yang direklamasi oleh pengembang sama dengan panjang jalan, yaitu 4,3 km dengan lebar antara 100-150 meter. Luas total pantai yang direklamasi mencapai 67 Ha. Pengembang yang melakukan reklamasi adalah PT Bahu Persada, PT Mega Surya Nusa Lestari, PT Multi Cipta Perkasa Persada Nusantara, PT Gerbang Nusa Perkasa, PT Sulenco dan PT Papetra Perkasa Utama.

Kawasan yang direklamasi ini mirip Orchard Road di Singapura dengan tujuan menjadi tempat bisnis teramai di Manado. Lokasinya yang strategis terus diincar para investor dengan baragam kelas. Rata-rata bangunannya tidak lebih dari tiga tingkat. Kenyamanan pengunjung dijamin oleh pengembang dengan tidak membangun usaha yang berdampak pada polusi dan suara bising seperti bengkel.

Kehadirannya menjadi pusat perkembangan Kota Manado yang modern. Lokasinya yang strategis menjadi magnet bagi para pelaku bisnis. Banyak perkembangan dan perubahan yang terus terjadi di kawasan ini. Hanya satu yang tidak berubah, yaitu keindahannya dalam berbagai arah yang memesona.

Selain itu terdapat pula Pulau Bunaken dan Siladen yang tampak bergelombang menuju puncaknya yang memiliki ketinggian 200 meter. Sementara jika pandangan dialihkan ke arah darat, mata akan disugukan pemandangan barisan bukit hijau yang memagari Kota Manado.

Keindahan pesona Boulevard tidak hanya berakhir sampai matahari terbenam, tapi berlanjut sampai pada malam hari. Menjelang malam, kawasan kulinernya lebih padat pengunjung dibanding siang hari. Makanan, minuman, serta jajanan khas Manado-Minahasa mudah ditemui di tempat ini.

Mulai dari ikan bakar tude, pisang bersambal rica-rica, ragey, beraneka ragam olahan sea food dan sejumlah makanan khas bercita rasa Manado yang berbumbu pedas segar, tinggal dipesan sesuai selera. Pada momen-momen tertentu, kawasan ini juga digunakan sebagai arena hiburan warga berupa kegiatan konser dan pertunjukan musik artis lokal dan ibukota, serta kegiatan rekreasi menghibur lainnya.

Jalan pantainya yang lebar dan panjangnya sekitar 4,3 km menjadi landmark kebanggaan Kota Manado. Pada setiap Sabtu dikhususkan untuk kegiatan olah raga seperti jogging, senam, jalan kaki, dan bersepeda santai ria. Semua kegiatan tersebut bebas dilakukan di kawasan ini, karena lalu lintas kendaraan dialihkan ke ruas jalan lain.

Pada hari Minggu, kawasan yang padat ramai ini menjadi lengang. Mal, toko dan ruko sekitar 90 persen lebih tidak beraktivitas. Pemilik dan karyawan pada umumnya melakukan kegiatan kerohanian di tempat ibadah dan yang lainnya melakukan kegiatan akhir pekan lainnya.

Source http://baghumaspromanado.tribunnews.com http://baghumaspromanado.tribunnews.com/2015/05/27/pesona-kawasan-boulevard-kota-manado
Comments
Loading...