Kampung Mbuku Bani di Desa Ate Dalo

0 5

Kampung Mbuku Bani

Pesona Nama Kampung Mbuku Bani berasal dari kata “Bukku” artinya suatu permainan yang dimenangkan dan “Bani” atau “Kabani” artinya laki – laki jantan. Situs kampung Mbuku Bani merupakan kakak dari kampung Tossi.

Kampung Mbuku Bani menjadi terkenal karena di kampung ini tempat para rato (imam) adat melakukan ritual adat Marapu untuk menetapkan jadwal pelaksanaan upacara adat pasola, dan semua peristiwa adat yang mengawali kegiatan pasola bermula dari kampung ini, kemudian berita pelaksanaan pasola akan dikabarkan oleh kampung Tossi.

Sebelum Pasola, terdapat rangakaian ritual adat sehari sebelumnya yang dinamakan acara “Kawoking” (nyanyian berpantun dalam bahasa daerah dan berbagai jenis permainan rakyat) atau pesta penyambutan “Nyale” (salah satu jenis cacing laut termasuk family eunicid) yang muncul di pantai laut dangkal pada bulan februari dan maret setiap tahun.

Nyale tersebut diambil dan disimpan oleh Rato Nyale untuk dipersembahkan kepada Marapu pada saat akan diselenggarakan Pasola di tahun berikutnya. Masyarakat setempat juga mengkonsumsi Nyale sebagai makanan yang dimasak dalam berbagai cara. Situs kampung Mbuku Bani terletak di pinggir pantai Bondo Kawango dengan pasir putih serta panorama alam yang indah.

Kampung Mbuku Bani memiliki 31 rumah adat (Uma Kalada) dan 83 kubur batu tua, serta benda – benda kuno seperti Pistol dari emas, Kain Kuno, Peti dari besi, Bebek emas, Guci, Tambur dari kulit manusia dan masih banyak lagi benda – benda lain peninggalan nenek moyang.

Source http://www.wisata.nttprov.go.id http://www.wisata.nttprov.go.id/index.php/2014-01-20-04-43-22/2014-01-20-07-40-28/sumba-barat-daya/200-kampung-mbuku-bani-di-desa-ate-dalo
Comments
Loading...