Kampung Krisan Clapar Semarang

0 83

Kampung Krisan Clapar

Kampung Krisan Clapar merupakan kampung wisata bunga krisan yang ada di dusun Clapar, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Wisata bunga krisan Kampung Krisan Clapar ini pertama kali di buka pada bulan Nopember 2016. Kampung ini di lereng Gunung Ungaran dengan pemandangan yang sangat asik sekali. Gunung Telomoyo, Merbabu dan andong terlihat jelas di Kampung Krisan Clapar ini.

Untuk masuk ke Kampung Krisan Clapar ini hanya membanyar Rp. 10.000,- kita akan mendapat fasilitas tempat parkir gratis, air mineral dan menikmati fasilitas gardu pandang. Selain itu juga kita akan di pandu oleh tour guide yang bisa menjelaskan secara detail tentang bunga krisan ini. Selain pemandangan bunga krisan kita akan disuguhi cara menanam bunga krisan dari awal sampai akhir. Satu wisata edukasi yang sangat menarik sekali.

 

Bunga krisan pada Kampung Krisan Clapar  ini di tanam oleh petani yang mempunyai kelompok tani dengan nama Gemah Ripah. Kelompok tani ini berdiri sebenarnya sudah lama tapi pada tahun 2007/2008 di perbahurui lagi anggota dan pengurusnya. Sekarang mereka lebih aktif untuk pengembangan bunga di bandingkan tanam sayuran. Bunga krisan yang di tanam di Kampung Krisan Clapar kurang lebih sekitar 15 sampai 20 varietas.Varietas bunga krisan yang selalu ada di Kampung Krisan Clapar adalah jenis aster putih, kuning dan merah.

Petani bunga di kawasan ini hanya melayani para pembuat dekor dan pasaran di Bandungan, kelompok tani Gemah Ripah sudah kewalahan terhadap pemesanan ini. Karena pada satu tahun memang bunga krisan ini sangat di cari di pasaran. Dan puncak pemesanan biasanya paling banyak di hari banyak masyarakat musim nikahan. Sedangkan bunga dengan harga tertinggi di pasaran itu terjadi pada bulan pertengan puasa sampai Lebaran, yang terjadi setiap tahunnya.

Pada Kampung Krisan Clapar kelompok tani Gemah Ripahnya juga mengembangkan pemakaian pupuk organic dengan kombinasi pestisida. Hasilnya ternyata lebih baik kalau di bandingkan dengan semua pestisida. Selain itu juga pembibitan juga mereka buat sendiri dengan istilah stek tunas artinya kelompok tani ini menyediakan khusus tanaman yang untuk indukan.

Dari ini mereka membuat bibit stek tunas. Dari stek tunas ini di tanam di media khusus sekitar 4 hari, kemudian baru di tananam media khusus yang telah disiapkan sebelumnya. Dan pola tanam juga variatif artinya tidak langsung semua di tananam semua. Sehingga waktu berbunga, tanaman ini tidak semua berbunga, ada blok yang belum dan ada yang sudah, setelah blok lain di potong bunganya selang seminggu baru blok lain berbunga.

Dan itu terus menerus sehingga para wisatawan kalau datang ke Kampung Krisan Clapar pasti akan menemui bunga krisan akan selalu berbunga. Selain pemadangan bunga krisan kita di Kampung Krisan Clapar ini kita juga dapat menikmati pemandangan alam sekitarnya di atas gardu pandang yang disediakan disini. Mulai dari rawa pening.

Gunung Andong, Telomoyo sampai Merbabu akan terlihat di terlihat dengan eloknya. Sekarang baru di kembangkan minuman dengan bahan dasar bunga krisan, tapi Kampung Krisan Clapar belum berani mempromosikan minuman krisan ini karena memang belum keluar ijinnya.

Kampung Krisan Clapar sangat layak anda datangi sebagi wisata edukasi dan yang gila selfi anda akan terpuaskan dengan selfi dengan background bunga krisan dengan warna yang beragam.

Source https://myimage.id https://myimage.id/kampung-krisan-clapar/
Comments
Loading...