Kampung Adat Praiyawang di Pulau Sumba

0 46

Kampung Adat Praiyawang

Kampung Adat Praiyawang adalah desa kerajaan tertua di tanah Marapu yang berpegang teguh pada budaya lama di Desa Rindi, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Penduduk desa yang sangat ramah di sebelah timur kota Waingapu, pulau Sumba, melestarikan atmosfer peradaban megalitik sejak memasuki kompleks tertua di Sumba Timur yang dikelilingi oleh dinding batu dan rumah-rumah traaditional yang tersusun rapi.

Rumah-rumah tradisional Kampung Adat Praiyawang dicirikan oleh atap menjulang bagian tengah. Setiap rumah memiliki kepala dan tanduk kerbau di bawah pintu. Uma Bakulu atau Rumah Besar sebagai tempat ritual khusus seperti kematian raja, Uma Ndewa  digunakan secara eksklusif untuk ritual bercukur untuk anak-anak raja yang baru lahir, sementara Uma Kopi sebagai rumah kopi.

Hasil gambar untuk Kampung Adat Praiyawang di Pulau Sumba

Warisan budaya Kampung Adat Praiyawang juga untuk menyimpan peninggalan nenek moyang seperti gong, drum dan pakaian tradisional yang sudah ratusan tahun namun terpelihara dengan baik. Setiap rumah memiliki 3 bagian adalah lantai pertama yang mencerminkan semangat dunia bawah, lantai dua adalah dunia tengah atau kehidupan manusia dan lantai tiga adalah puncak dunia atau tempat para dewa.

Di tengah desa berjejer barisan kuburan megalitik bangsawan yang beratnya mencapai 5 ton dengan pahatan yang penuh makna. Bagian atas kuburan memiliki ukiran simbol binatang yang digantung. Ukir simbol yang berarti untuk perilaku atau pekerjaan orang selama hidup. Beberapa kuburan memiliki berbagai ukiran hewan karena orang itu pasti memiliki sifat yang beragam.

Wanita menenun kain sebagai pakaian adat, pakaian sehari-hari dan membungkus orang mati dengan dominasi biru merah dan biru nila. Semua warna terbuat dari bahan alami, ditenun dengan ketrampilan, menempatkan motif Sumba Timur dan masing-masing kain bisa memakan waktu hingga beberapa bulan.

Tarian Kabokang dari Kampung Adat Praiyawang hadir untuk acara penting. Tarian tradisional mengingatkan raja untuk selalu bersikap jujur dan adil, serta menari menyambut kelahiran bayi atau upacara persiapan untuk berperang. Para penari menggunakan kain Hinggi Kombu yang merupakan selembar penutup bodi dan selendang syal.

Hasil gambar untuk Kampung Adat Praiyawang di Pulau Sumba

Aktivitas di  Kampung Adat Praiyawang

Menjelajahi etnografi, arkeologi, arsitektur, budaya dan kuliner. Melihat matahari terbenam dan matahari terbit, berburu fotografi dan videografi, dan lain-lain.

Rute Menuju Kampung Adat Praiyawang

Tujuan pertama Anda adalah Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari Kota Kupang mengambil penerbangan ke Bandara Umbu Mehang Kunda di Kota Waingapu. Dari Waingapu dilanjutkan perjalanan menggunakan mobil menuju tenggara ke Desa Rindi yang berjarak 86 Km.

Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/wisata-sejarah/desa-tradisional/kampung-adat-praiyawang-di-pulau-sumba-desa-kerajaan-tertua-di-tanah-marapu-sumba-timur-ntt
Comments
Loading...