Kampung Adat Kudji Ratu, di Kabupaten Sabu Raijua

0 36

Kampung Adat Kudji Ratu

Kampung Adat Namata, di Kudji Ratu juga memiliki pesona yang sama dengan Namata. Di Kudji Ratu terdapat batu megalitik, rumah adat dan pepohonan yang sakral. Konon menurut cerita tetua adat di Kudji Ratu bahwa pepohonan yang ada dalam kampung tersebut memiliki kekuatan majis yang sangat tinggi, sehingga tidak sembarangan orang bisa menebangnya.

Apabila ada orang luar yang berani menebang pepohonan dalam perkampungan tersebut, maka dapat dipastikan orang tersebut akan mengalami sakit penyakit bahkan bisa fatal/meninggal dunia. Untuk bisa masuk ke dalam kampung adat, kita mesti ijin pada penjaga pintu. Dan proses minta ijin harus menggunakan bahasa adat. Oleh karena itu kita tidak bisa pergi sendirian ke sana, namun kita mesti mengajak orang yang memahami seluk beluk dan bahasa/syair adat.

Aktivitas di Kampung Adat Kudji Ratu

Di Kampung Adat Kudji Ratu, kita bisa melihat – lihat batu megalitik yang tersusun rapi. Demikian juga kita bisa melihat – lihat rumah adat Sabu yang masih asli. Pada bulan – bulan atau peristiwa tertentu, kita bisa menyaksikan adanya upacara adat yang dilakukan diperkampungan tersebut. Seperti Upacara Perkabungan apabila ada anggota pemangku adat (mone ama) yang meninggal, upacara mengusir bala penyakit, upacara menurunkan hujan, dan upacara lainnya. Disamping kita melihat – lihat, juga kita bisa mendoakan dan memohon kepada Yang Maha Kuasa agar senantiasa melindungi dan memberkati kita dalam segala aspek kehidupan.

Untuk bisa masuk ke dalam Kampung Adat Kudji Ratu, maka kita harus menggunakan pakaian adat (selimut atau sarung motif Sabu). Oleh karena itu, sebelum ke Kampung tersebut, maka kita harus mempersiapkannya dari rumah. Dan jika kita tidak mempunyai, maka tidak perlu kuatir karena di pintu masuk Kampung telah disediakan selimut/sarung yang disewakan oleh warga sekitar kepada para pengunjung. Di samping itu, di dalam kampung adat ini kita bisa menikmati segarnya air kelapa muda dicampur gula sabu.

Ako­mo­dasi di Kampung Adat Kudji Ratu

Pen­ginapan yang pal­ing dekat dengan lokasi perkam­pun­gan adat ini yakni hotel Rai Hawu. Jarak dari hotel Rai Hawu ke kam­pung adat Kudji Ratu sekitar 3-4 km. Namun de­mikian bisa juga kita men­ginap di pen­ginapan sekitar Seba yang cukup ter­jangkau har­ganya. Kar­ena jarak dari Seba ke Kudji Ratu tidak ter­lam­pau jauh (sekitar 15 km) artinya memer­lukan waktu tem­puh 30 menit jika meng­gun­akan se­peda motor atau mobil.

Trans­portasi ke Kampung Adat Kudji Ratu

Untuk men­capai lokasi wisata Kam­pung Adat Kudji Ratu, pen­gun­jung bisa meng­gun­akan se­peda motor atau mobil. Jarak tem­puh dari Kota Seba ke Kudji Ratu sekitar 15 kilo meter, se­hingga mem­bu­tuhkan waktu selama 30 menit. Kita bisa memin­jam/rental motor atau mobil milik masyarakat dengan harga yang cukup ter­jangkau, yakni untuk motor se­harga 200.000/hari dan mobil se­harga 500.000/hari.

Source http://www.wisata.nttprov.go.id http://www.wisata.nttprov.go.id/index.php/2014-01-20-04-43-22/sabu-raijua/74-kampung-adat-kudji-ratu-di-sabu-timu
Comments
Loading...