Kampung Adat Kewar Lamaknen, NTT

0 38

Kampung Adat Kewar Lamaknen

Kampung ini merupakan salah satu desa yang terletak di Desa Kewar, Lamaknen. Rumah Raja berbentuk rumah panggung dan beratap alang – alang hingga ke tanah. Secara horizontal pada ruang berintikan pada ruang tengah yang berada diantara 2 tiang agung (Nulai Mone( Tiang laki – laki) dan Nulai Pana( Tiang Perempuan)). Seluruh tiang dan dinding rumah raja dihiasi dengan ragam hias berbagai bentuk yang diukir tidak terputus. Pada bagian depan rumah raja terdapat pelataran terbuka berupa Leo Rato tempat duduk raja, 2 susunan batu temu gelang bahasa lokalnya Mot Pana dan Mot Mone.

Mot Pana berfungsi sebagai kuburan sedangkan Mot Mone berfungsi sebagai tempat duduk para utusan suku pada saat melaksanakan upacara adat. Pada sisi kiri dan kanan rumah raja terletak 15 Rumah Suku. Desa kewar, Kewar mempunyai nama Gewal, di bagi menjadi 2 kata Ge nama buah dan wal artinya kenyang. Namun sesuai dengan perkembangan Zaman Gewal di beri nama Kewar.

Kampung adat kewar mempunyai Reu Loro (Pemimpin adat disalah satu kecamatan), Nai (orang-orang Tes gatal dan rumah adat Tes gatal) dan dibawah Tes gatal ada Loe gatal lolo. Kampung adat Kewar memiliki atap yang mempunyai tanda khusus yang dengan bahasa setempat di beri nama Reu Maten Kes Adapun susunannya: Loro (pemimpin), Nai, Tamong, Rato, Kabu, Makleat(Khusus mengontrol kebun adat).

Nah, di kampung adat kewar ini kita bisa menikmati indahnya pemandangan gunung di sore hari, kampung adat kewar juga berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Selain pemandangan yang indah, di kampung adat kewar ini kalian juga bisa menikmati buah-buahan (jambu, jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk bali) yang masih segar karena buah-buahan disini dipetik langsung dari pohonnya.

Source https://annaaprilya.wordpress.com https://annaaprilya.wordpress.com/2017/09/04/kampung-adat-kewar-lamaknen/
Comments
Loading...