Jembatan Bolong, Destinasi Wisata Sejarah di Mamuju, Sulawesi Barat

0 48

Jembatan Bolong

Jembatan Bolong yang ada di kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat ini merupakan salah satu pilihan objek wisata ketika anda berkunjung ke Mamuju dari arah selatan kota. Kita membutuhkan waktu tempuh sekitar 20 menit dari kota Mamuju untuk sampai ke tempat ini.
Jika anda menempuh jalur dari selatan kota maka anda akan melalui jembatan bolong sebelum tiba di Mamuju. Sangat rugi rasanya jika kita melewatkan tempat ini untuk tidak sejenak beristirahat sambil mengabadikan momen-momen bersama keluarga atau teman terdekat anda.
Dahulu, jembatan bolong sangat santer dan kental dengan cerita mistis dan angker, ada banyak kendaraan yang harus mengalami kelainan dan keanehan di tempat ini, dari sekedar kasus mesin mati tiba-tiba, adanya penampakan makhluk astral, hingga terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berbeda.Jembatan ini selalu jadi perhatian khusus bagi para pengendara, baii sepeda motor atau mobil, semua pengendara hampir tahu dan sudah menjadi rahasia umum jika tidak boleh sembarangan saat melintasi jembatan ini.

Namun saat ini semenjak dibangunnya jembatan baru yang berwarna kuning, jembatan Bolong telah menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Sulawesi Barat. Ada banyak orang-orang yang kadang mampir hanya untuk berfoto narsis, warga setempat yang memadati jembatan saat sore, adanya penjual buah-buahan lokal (jika musim buah tiba), beberapa diantaranya yaitu buah durian, rambutan, serta langsat.
Selain itu juga terdapat warung makan sederhana bagi yang ingin mampir dan mengisi perut kosong. Semenjak trend batu akik berkembang maka disekitar Jembatan Bolong juga dapat kita temukan dengan mudah para penjaja bahan batu akik, menjual bahan batu dalam bentuik bongkahan, lebih parah lagi, ada bagian-bagian stalaktit/stalakmit gua yang turut diperjualbelikan oleh para pedagang batu akik.
Source http://kompadansamandar.blogspot.com http://kompadansamandar.blogspot.com/2015/05/jembatan-bolong-destinasi-wisata-kental.html
Comments
Loading...