Janjang Ampek Puluah, Kota Bukittinggi

0 19

Janjang Ampek Puluah

Janjang Ampek Puluah merupakan anak tangga yang menghubungkan antara Pasar Atas dan Pasar Bawah Kota Bukittinggi. Anak tangga yang juga dikenal dengan nama Janjang 40 ini dibangun pada tahun 1908 diawali dengan adanya kesepakatan Niniak Mamak di Luhak Agam yang bertujuan menghubungkan kawasan Pasar Atas (Ateh) dan Pasar Bawah. Jembatan ini dibangun atas perintah Asisten Residen Belanda Louis Constant Westenenk.

 

Tangga yang secara administratif terletak di Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi ini dibangun lebih dulu ketimbang Jam Gadang. Walaupun letak Pasar Atas dan Pasar Bawah berdekatan namun terpisah oleh bentuk tanah sebab Bukittinggi memiliki topografi yang tidak rata dan berbukit. Keberadaan tangga ini sangat membantu penataan pasar dan menghubungkan kedua pasar tersebut.

Perlu diketahui bahwa tangga 40 ini ternyata jumlah anak tangganya kurang lebih sekitar 100 undakan bila dihitung mulai dari bawah hingga puncak. Disekitar tangga ini terdapat surau yang cukup cantik. Kabarnya, sekarang dibagian bawah Janjang Ampek Puluah ini dilengkapi dengan gapura bertuliskan “Janjang Ampek Puluah” dan beberapa bagian pertengahan anak tangga juga diberi tanaman yang menambah ke-asri-an tempat ini.

Bagi yang suka jepret-jepret atau fotografi, sudut-sudut di Janjang Ampek Puluah ini sangat cocok menjadi obyek bidikan kamera. Memandang sekitar area Tangga 40 ini pun juga menarik. Walaupun datang saat siang hari, beberapa spot tetap teduh karena sinar matahari terhalang oleh tembok bangunan yang ada di sekitar tangga.

Source https://jauharoh.wordpress.comhttps://jauharoh.wordpress.com https://jauharoh.wordpress.com/2018/02/18/janjang-ampek-puluah-satu-dari-icon-wisata-sejarah-di-bukittinggi/
Comments
Loading...