Hutan Mangrove Sungai Sebong di Bintan

0 171

Hutan Mangrove Sungai Sebong

Hutan mangrove murni terbelah oleh sungai Sebong yang berkelok-kelok. Sungai sepanjang 6,8 km ini memiliki sumber air di danau di lereng bukit yang perairannya dikumpulkan dari hujan dan bukan dari tanah sebagai mata air. Hutan bakau yang dulunya pernah ditebang oleh penduduk setempat untuk mendapatkan kayu untuk bahan arang dan bangunan ditinggalkan begitu saja hingga kembali ke keadaan semula sejak pariwisata pada saat ini lebih menjanjikan untuk masa depan yang lebih baik melalui pelestarian hutan dan sungai: tepatnya Lingkungan alam yang dicari dan dicintai oleh wisatawan.

Dan saat ini, pengunjung bisa naik perahu tepat ke sumber Sungai Sebong, dan mengalami perjalanan mendebarkan ke dalam dunia mangrove tropis, Anda dapat melihat monyet berjoget, kingfisher, berang-berang, ular pohon dan bahkan ribuan kunang-kunang membuat lampu menyala di malam hari yang berkilau di semak-semak seperti pohon natal. Pada saat yang sama pengunjung lainnya membantu dalam melestarikan lingkungan murni yang berharga ini dari kehancuran. Pada tahun 2003, Bintan Mangrove Discovery Tours dianugerahi Penghargaan Emas PATA (Pacific Asia Travel Association) untuk Proyek Ekowisata. Bakau merupakan tanaman yang sangat kuat dan tanaman fungsional.

Keindahan

Sungei Sebong memiliki empat jenis bakau. Diantaranya ada akar pensil Avicennia, kebanyakan ditemukan di tepian berpasir yang memiliki akar pernafasan seperti pensil dan bunga kuning kecil. Jenis ini memiliki toleransi air asin terbesar. Lalu ada akar tengkorak Rhizophora. Akar memungkinkan arus bebas pasang surut dengan melayang di atas tanah sambil tetap memberikan perlindungan pantai. Sedangkan akar lutut Bruguiera ditemukan di daerah dengan campuran garam dan air tawar, dan bisa tumbuh setinggi 30 meter.

Beberapa memiliki bunga merah yang cantik. Sedangkan, akar pita Xylocarpus didominasi air tawar dan menghasilkan buah seukuran sepak bola. Satwa liar yang telah membuat Mangrove Sungai Sebong habitatnya adalah kera yang terkenal karena wajah hitamnya yang dilapisi warna putih. Ada juga bangau ungu yang ditemukan di antara dataran rendah pada saat air surut. Anda juga bisa bertemu berang-berang, memantau kadal, Mudskippers dan sejumlah spesies burung Kingfisher. Atau bisa juga menemukan ular mangrove hitam dengan garis-garis kuning yang meringkuk di cabang pohon.

Aktifitas

Pengunjung dapat melihat dan mempelajari keanekaragaman flora dan fauna yang masih terjaga di sekitar Hutan Mangrove Sungai Sebong. Aktifitas lainnya yang menarik adalah menangkap ikan, Anda akan disuguhi bagaimana nelayan setempat menangkap ikan dengan peralatan tradisional seperti bubu, tangkul dan jalan. Penggunaaan peralatan tradisional dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menarik perhatian pengunjung. Untuk menambah pengalaman, Anda dapat mencoba menangkap ikan dengan peralatan tradisional yang tersedia.

Akomodasi

Bintan Lagoon Resort
Alamat: Jl. Situs Indera Segara A12, Lagoi, Teluk Sebong, Sebong Lagoi, Tlk. Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 29155, Indonesia
Telepon: +62 770 691388

Banyan Tree Bintan
Alamat: Jalan Teluk Berembang, Laguna Bintan Resort, Lagoi, Sebong Lagoi, Tlk. Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 29155, Indonesia
Telepon: +62 770 693100

Club Med Pulau Bintan
Alamat: Jalan Perigi Raya Lot A11, Lagoi Bintan Utara, Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 12920, Indonesia
Telepon: +62 770 692801

Akses Jalan

Dengan bandara yang baru dan modern di Tanjung Pinang, Bintan saat ini mudah diakses oleh pesawat dari Jakarta. Garuda Indonesia terbang setiap hari antara Jakarta dan Tanjung Pinang; sementara Lion Air dan Sriwijaya Air melayani rute tersebut beberapa kali sehari. Dari Tanjung Pinang, perjalanan dilanjutkan ke Desa Sebong Lagoi selama 2 jam perjalanan menggunakan taksi, mobil sewaan atau jasa travel.

Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/wisata-alam/taman-nasional/hutan-mangrove-sungai-sebong-di-bintan-kawasan-ekowisata-terbaik-di-asia-pasifik
Comments
Loading...