Hutan Lambusango : Perpaduan Aneka Flora Dan Fauna di Buton

0 88

Hutan Lambusango

Hutan Lambusango terletak di Kecamatan Kapontori, Lasalimu, dan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan merupakan salah satu hutan lindung yang terdapat di Sulawesi Tenggara dengan luas 65.000 ha.Hutan Lambusango memiliki keindahan alam yang menawan.

Keindahannya tercipta dari perpaduan hamparan aneka flora dan fauna yang menjadi ciri khas satwa dan tumbuhan di Sulawesi Tenggara. Oleh karena memiliki kekayaan flora dan fauna yang beragam, Hutan Lambusango juga sering dimanfaatkan oleh para ahli sebagai tempat penelitian.

 

Penelitian dilakukan dalam rangka mencermati kehidupan hayati, kondisi ekologi, sampai upaya konservasi alam.Para peneliti yang datang ke kawasan Hutan Lambusango tidak hanya berasal dari dalam negeri, melainkan juga datang dari luar negeri.

Untuk menuju lokasi, perjalanan dapat dimulai dari Kabupaten Konawe atau Kota Kendari yang dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu udara dan laut. Pertama, jika menggunakan pesawat perintis para wisatawan akan mendarat di Bandara Walter Monginsidi yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dari bandara ini, perjalanan dilanjutkan ke Kota Bau-Bau dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.Kedua, jika menggunakan kapal laut para wisatawan akan berlabuh di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari pelabuhan ini perjalanan dilanjutkan ke Kota Bau-Bau dengan waktu tempuh sekitar 4 jam.

Dari Kota Bau-Bau perjalanan dilanjutkan ke Hutan Lambusango yang berjarak sekitar 30 km dari kota tersebut melalui jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Atau dapat juga melalui jalur laut yang dimulai dari pelabuhan di Bau-Bau menggunakan speed boat dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Untuk masuk ke Hutan Lambusango tidak dipungut biaya, akan tetapi para wisatawan seyogyanya terlebih dahulu mengurus surat izin untuk masuk kawasan yang dapat diperoleh di kantor Sub Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Buton di Kota Bau-Bau, atau di Sub Balai KSDA Sulawesi Tenggara di Kota Kendari.

Wisatawan yang ingin menginap di kawasan Hutan Lambusango dapat menggunakan labundo-bundo (penginapan sementara). Labundo-bundo khusus didirikan oleh pengelola hutan untuk tempat menginap sementara para pengunjung dan para peneliti.

Bagi para wisatawan yang datang dari luar kota dan ingin berlama-lama, dapat juga menginap di Kota Bau-Bau, karena penginapan yang cukup memadai hanya terdapat di kota tersebut. Untuk makanan dan minuman, sebaiknya para wisatawan mempersiapkan sendiri segala sesuatunya, karena di sekitar kawasan hutan cukup sulit untuk mencari warung makan.

Source https://potensiwilayah.wordpress.com https://potensiwilayah.wordpress.com/tag/hutan-lambusango-perpaduan-hamparan-aneka-flora-dan-fauna/
Comments
Loading...