Gunung Patah di Bengkulu

0 60

Gunung Patah

Gunung Patah merupakan salah satu gunung berapi yang berusia pada periode kuaterner, dengan vegetasi hutan hujan tropis yang sangat lebat, terletak sebelah barat dayat Gunung Dempo di Sumatera, Indonesia. Selain memiliki di gunung berapi Bukit Kaba di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, dengan tinggi sekira 1.938 Mdpl. Provinsi Bengkulu juga memiliki Gunung Patah setinggi 2.817 Mdpl, yang terletak di garis perbatasan Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Tepatnya di kawasan hutan lindung Raje Mendare yang merupakan kawasan berhutan dengan memiliki mata air bagi dua provinsi, Bengkulu dan Sumsel. Gunung Patah itu diketahui memiliki tiga puncak utama, yakni Puncak Danau 2.550 Mdpl, puncak kawah 2.650 Mdpl dan puncak Gunung Patah masih ‘perawan’ alias belum ada jalur resmi untuk melakukan pendakian.

  

Namun, Gunung Patah masih menjadi misteri, apakah merupakan gunung vulkanis yang membahayakan atau hanya gunung api purba. Kerapatan vegetasi memperkaya ragam jenis satwa liar. Gunung Patah itu berada di kawasan hutan lindung Raja Bendare, dengan wilayah titik terdekat dari Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, dan Desa Manau 9, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, atau sekira 6 hingga 7 jam dari Kota Bengkulu.

Salah satu tim ekspedisi pendaki Gunung Patah, R Tri Prayudhi menceritakan pendakian Gunung Patah yang telah dirintis sejak 2002. Itu tim lapangan yang terdiri dari sembilan orang dan lima manajemen tim. Dalam ekpedisi itu, ia bersama rekannya yang alumni kampala, Tri Putra Kusuma, Mukti Aprian, dan Nopri Anto.

Hanya saja, kata pria yang akrab disapa Jack ini. Pendakian hanya mencapai titik 1.700 – 2.000 Mdpl, dengaan titik optimum 1.800 Mdpl, atau di sisi kanan Sungai Cawang Kidau. Berdasarkan pengamatan lapangan, terang Jack, tim pendaki dari Kampala Unib, sempat menemukan beberapa spesies mamalia besar. Seperti owa, siamang, rusa sambar, jejak-jejak beruang, dan macan tutul.

Source https://news.okezone.com https://news.okezone.com/read/2016/01/26/340/1297448/misteri-gunung-patah-di-bengkulu
Comments
Loading...