Gunung Klabat : Gunung Tertinggi di Sulawesi Utara

0 27

Gunung Klabat

Puncak Gunung mencapai ketinggian sekitar 2100 meter. Gunung ini, oleh masyarakat Tonsea (suku Minahasa Utara) juga disebut sebagai Gunung Tamporok. Gunung ini merupakan obyek wisata alam dan bisa ditelusuri dari Airmadidi, ibu kota Kabupaten Minahasa Utara.

Gunung Klabat adalah gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Bagian atas Gunung Klabat memiliki kawah yang berbentuk dengan danau kecil yang menampung air yang berkilau bersih. Untuk mendaki Gunung Klabat melalui kawasan perairan Madidi bisa ditempuh dalam waktu 8 jam perjalanan.

Kata Klabat diambil dari bahasa Minahasa “Kalawat”, dialek dari Tonsea “Kalabat”. Kalawat adalah nama satwa liar setempat yang juga disebut babirusa. Kata ini disebut-sebut oleh pelaut Portugis “Calabets” sebagai nama sebuah gunung di pulau Sulawesi, kata tersebut dinamai sebagai nama pulau yang kemudian menjadi Calabes = Celebes dan kemudian berubah menjadi Sulawesi.

Menurut cerita penduduk lokal, Gunung Klabat memiliki banyak kisah-kisah mistis. Walaupun demikian, hingga saat ini Gunung Klabat ramai dikunjungi dan didaki oleh pendaki dari luar Provinsi Sulawesi Utara dan mancanegara. Gunung Klabat sangat mudah dijangkau; Hanya 1 jam berkendara dari Manado di sepanjang jalan utama menuju Bitung dengan mobil, dan tersedia bus reguler. Titik awal pendakian adalah kota Airmadidi, yang berada pada ketinggian 260 m.

Anda dianjurkan untuk mendaftar di buku tamu di kantor polisi di jalan utama. Polisi juga dapat merekomendasikan pemandu pendakian, meskipun pemandu lokal menunjukkan bahwa mereka berencana mendirikan kantor pusat trekking kecil di dekat kantor polisi. Pemandu juga bisa bertindak sebagai buruh untuk membawa perbekalan, Anda bisa menyewa tenda dan kantung tidur, dan peralatan lain yang Anda butuhkan.

Jalur pendakian menuju Gunung Klabat dalam kondisi baik dan merupakan pendakian yang curam namun menyenangkan. Sangat dimungkinkan untuk menyelesaikan pendakian selama 1 harian meski pendakian setinggi 1.750 m membuatnya cukup menantang. Di sepanjang perjalanan, Anda akan menjumpai Flora dan Fauna yang unik seperti strowberi hutan (Rubus fraxinifolius Poir).

Bunga Abadi Edelwess (Anaphalis javanica) yang indah, Yaki Pantat Merah (Macaca nigra), Kuskus Beruang Sulawesi (Ailurops ursinus) dan berbagai jenis burung yang berwarna-warni. Yang paling menarik dari mendaki Gunung Klabat adalah sensasi melihat lautan awan dan segitiga bayangan Gunung Klabat saat sunrise.

Tips Pendakian di Gunung Klabat

Berikut adalah tips pendakian Gunung Klabat yang membutuhkan 4 sampai 5 jam untuk pendakian dan 4 jam untuk penurunan:

  1. Waktu pendakian untuk mencapai matahari terbit (sunrise) dimulai pukul 1 atau 2 pagi. Tentunya Anda membutuhkan obor / senter dan energi untuk mendaki sepanjang malam yang gelap.
  2. Waktu pendakian dari matahari terbit dimulai pukul 5 pagi, Anda mendaki saat matahari terbit dan semoga berhasil mencapai puncaknya sebelum awan tengah hari berkumpul di puncak; Dan trekking bermalam dimulai dengan cukup waktu untuk sampai ke puncak untuk mendirikan kemah dan melihat matahari terbenam. Lebih baik memulai lebih awal untuk menghindari panas pada bagian pertama pendakian.
  3. Untuk menuju lokasi ini, Anda dapat dengan menjangkaunya karena ada banyak angkutan umum dari Manado. Untuk lebih mudah, Anda dapat naik taxi atau menyewa mobil dari Manado.
Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/indonesia/sulawesi-utara/gunung-klabat-gunung-tertinggi-dan-tempat-trekking-favorit-di-sulawesi-utara
Comments
Loading...