Gunung Hohoban, Cemping Ceria di Bukit Teletubies

0 70

Kesan pertama ketika mendarat di sini, Luwuk adalah kota kecil tanpa bioskop yang membosankan. Hanya beberapa toko kecil dan besar yang disebut mall berjejer di sepanjang jalan, diapit lautan luas dan pegunungan sebagai latar belakang. Tapi siapa sangka, makin lama di Luwuk, ternyata makin banyak pula tempat menarik yang dapat dikunjungi. Kali ini, aku ingin sedikit bercerita tentang ‘Bukit Teletubies’ di Luwuk.

Berawal dari perkenalan secara spontan di satu tempat wisata, menjadi awal dari perjalanan kali ini. Memang betul, panduan paling ampuh tentu saja dari penduduk lokal. Kalau bahasa kerennya, GPS kepanjangan dari Guide Penduduk Sekitar, hehe.. Dan kalau ingin mendapatkan info yang lebih akurat tentang tempat-tempat menarik yang tersembunyi, tanyalah ke anak Pecinta Alam lokal. Dijamin tidak mengecewakan!

Menuju ‘Bukit Teletubies’

Kalau di Jakarta, jika kita ingin menikmati udara segar pegunungan dengan bertenda, mau tidak mau kita harus menempuh perjalanan jauh keluar kota, eh salah, provinsi. Hal itu tidak berlaku di Luwuk, lokasi kemping ceria kami ini, hanya dua puluh menit dari pusat kota. Statusnya pun masih masuk ke Kecamatan Luwuk, sebagai ibukota Kabupaten Banggai.

Gambar terkait

Dari pusat kota kita menuju Keles, yang secara administratif terletak di Desa Lumponyok. Namun orang lebih mengenal kata Keles ketimbang nama desanya. Terus naik ke atas melewati kafe-kafe yang banyak terdapat di sana, menuju perkebunan bawang. Pastikan kondisi motor/mobil dalam keadaan prima mengingat tanjakan yang harus dilalui hampir 45 derajat. Pada sepertiga perjalanan terakhir aspal akan habis digantikan jalan berbatu kapur.

Saat itu, aku dan teman-teman pecinta alam lokal berangkat pukul sembilan dari Luwuk. Dalam kegelapan malam kami berjalan beiringan dengan sepeda motor. Secara samar-samar, berkat sinar bulan yang mendekati purnama, dapat kulihat kontur lereng Gunung Hohoban tempat kami akan bermalam. Bukit-bukit kecil membentuk sabana yang luas. Tak sabar rasanya menunggu pagi untuk melihat itu semua.

Source http://mahendradhani.blogspot.com http://mahendradhani.blogspot.com/2014/01/kemping-ceria-di-bukit-teletubies.html
Comments
Loading...