Gunung Dua Saudara, Sulawesi Utara

0 94

Gunung Dua Saudara

Gunung Dua Saudara terletak di desa Madidir, kecamatan Madidir, sekitar 12km dari pusat kota Bitung. Dua Sudara adalah gunung non-aktif yang berdiri di sebelah timur gunung Klabat; Gunung yang menghadap langsung dengan cagar alam Tangkoko Batuangus. Dua Saudara adalah gunung tertinggi di wilayah timur Gunung Klabat di Sulawesi Utara. Sebenarnya ada tiga puncak utama yang diberi nama yaitu kawasan Taman Nasional Tangkoko-Batuangus-Dua Saudara.

Puncak kembar Gunung Dua Sudara menawarkan pemotretan panorama yang sempurna terutama saat diambil dari pantai Selat Lembeh. Meski gunung berapi itu mengesankan, namun sampai saat ini belum banyak yang mendaki ke puncaknya yang berada di 1.351 meter di atas permukaan laut. Tangkoko terletak di gunung berapi timur laut paling banyak di pulau Sulawesi dan terletak sekitar 3km timur laut Dua Saudara. Ini memiliki kawah dalam yang besar yang sekarang dihuni dengan banyak spesies hewan dan tumbuhan langka.

Pada tahun 1801, kawah tersebut berisi kerucut yang dikelilingi oleh air danau. Pada saat ini, kubah lava datar baru muncul. Ini dinamai Batuangus (batu bakar) dan merupakan sumber aktivitas vulkanik kemudian (paling baru tahun 1880). Cagar alam dibuat pada tahun 1942 oleh orang Belanda. Bukit Gunung Dua Sudara padat dengan pohon aren yang ditanam di sini dengan tujuan oleh pemerintah Bitung untuk konservasi lingkungan, karena menurut Teori Wallace, Cagar Alam Tangkoko dan Gunung Dua Sudara secara teratur ditiup oleh panas.

Aliran udara yang mengalir dari selatan ke utara. Bila dibiarkan tak terhampar, angin panas akan berhembus langsung ke Kutub Utara, mempercepat mencairnya gletser di sana. Selain pohon aren, masyarakat setempat sudah menanam jagung, ubi jalar, kelapa dan pisang, yang juga terlihat menghiasi lereng gunung ini. Sisa lereng dipenuhi vegetasi rotan, pohon beringin, hutan jati dan ilalang. Hewan endemik Sulawesi seperti tarsius dan burung maleo juga membuat habitatnya juga. Cagar alam itu sendiri adalah salah satu hutan hujan terindah di Indonesia dan merupakan tempat terbaik untuk melihat tarsius langka.

Banyak turis asing berkunjung untuk melihat makhluk itu pada waktu senja atau subuh, ditambah dengan monyet hitam, banyak burung enggang dan kuskus. Namun, desa Batuputih adalah tempat yang sangat damai. Ada banyak homestay yang mengelilingi pintu masuk ke taman nasional dan penduduk lokal yang memperoleh sebagian besar pendapatan mereka dari pariwisata. Pantai berpasir hitam, pasir vulkanik yang terletak hanya lima menit berjalan kaki dari homestay. Meskipun Gunung Dua Sudara tidak begitu dikenal bila dibandingkan dengan gunung berapi lainnya yang lebih terkenal di Indonesia namun kehadirannya merupakan anugerah bagi pendaki lokal.

Satu-satunya rute untuk mencapai puncak adalah melalui kota Bitung. Biasanya memakan waktu sekitar 4 jam ke puncak, yang merupakan pendakian yang cukup sulit karena pendaki terkadang harus mengarungi daerah berlumpur. Tidak ada izin khusus yang dibutuhkan, namun pejalan kaki harus membayar biaya masuk sebesar Rp. 85.000 untuk turis internasional dan Rp. 75.000 untuk pengunjung domestik. Pembayaran dilakukan di Post no. 1 terletak di Cagar Alam Tangkoko-Dua Sudara di desa Batuputih.

Akomodasi di Gunung Dua Saudara

Untuk bermalam di dekat Gunung Dua Saudara, Anda dapat menginap di Botanica Nature Resort. Botanica Nature Resort dilengkapi dengan fasilitas barbekyu, teras berjemur, free wifi, antar jemput bandara, dan lain-lain.

Alamat: Jalan Johan Pinontoan Lingkungan 1 95533, Danowudu, Ranowulu, Danowudu, Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia
Telepon: +62 438 2230178

Akses Menuju Gunung Dua Saudara

Jarak dari Manado, ibu kota Sulawesi Utara ke kota Bitung adalah sekitar 44 km. Jika Anda tidak ingin naik mobil pribadi, Anda bisa naik bus umum yang dimulai dari Paal Dua atau Terminal Bus Karombasan. Bus yang tidak ada Ac akan mengenakan biaya Rp. 8.000, sementara tarif untuk bus ber-AC adalah Rp. 10.000 untuk perjalanan dua jam, sementara taksi akan menghabiskan biaya sekitar Rp. 200.000.

Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/wisata-alam/wisata-gunung-pegunungan/gunung-dua-saudara-gunung-kembar-dengan-panorama-yang-sempurna-di-sulawesi-utara
Comments
Loading...