Fenomena Air Laut Dingin di Pulau Alor

0 15

Fenomena Air Laut Dingin di Alor

Kepulauan di Alor terdiri dari dua pulau besar, Alor dan Pantar yang mengapit gugusan pulau-pulau kecil dalam Selat Kumbang atau warga setempat menyebut dengan mulut kumbang. Selat ini terletak antara Pulau Alor tepatnya di Desa Alor kecil dan Pulau Kepa. Menurut informasi, setiap tahunnya di bulan Mei dan September selama 2-3 hari berturut-turut, terjadi fenomena perubahan suhu air laut menjadi dingin pada siang dan malam hari. Perubahan suhu air laut menjadi dingin ditandai dengan datangnya gerombolan ikan lumba-lumba dan burung pemakan ikan.

  

Gerombolan lumba-lumba tersebut mulai bermain diselat kecil antara Pantai Alor Kecil dan Pulau Kepa. Selang waktu dua jam dari gejala awal tersebut, dari bagian tanjung perairan laut Alor Kecil muncul penguapan air laut. Penguapan tersebut menandakan suhu air laut mulai dingin yang berawal dari dasar tengah laut di wilayah Tanjung kemudian merata hingga permukaan laut menjangkau sampai di pesisir pantai Makasar, Desa Alor kecil.

Masyarakat dengan menggunakan perahu dan memegang tombak kecil serta jala telah siaga dilaut tersebut. Biasanya jika air laut telah berubah menjadi suhu dingin, maka ikan-ikan dari dasar akan pingsan karena tidak tahan dengan dinginnya suhu air laut yang berubah secara tiba-tiba. Ikan-ikan tersebut akan naik mengapung di permukaan air laut. Saat ikan-ikan mulai terapung, masyarakat yang telah siaga dengan perahu menuju lokasi ikan-ikan tersebut untuk menangkapnya baik dengan jalan maupun tombak.

Source http://smdestinasiwisata.blogspot.com http://smdestinasiwisata.blogspot.com/2016/03/destinasi-wisata-alor-ntb.html
Comments
Loading...