Destinasi Wisata Sejarah Candi Banyunibo di Yogyakarta

0 34

Candi Banyunibo

Candi Banyunib0 ini merupakan salah satu candi yang berada di Dataran Prambanan, lokasinya berada tidak jauh dari kompleks Ratu Boko, Candi Barong, dan juga Candi Ijo. Bahkan di sekitar candi banyak dijumpai situs candi yang berserakan di beberapa dusun sekitarnya.

Banyunibo memiliki desain atap melengkung dihiasai dengan stupa soliter, tema ini sangat unik di antara kuil Buddha yang ada di Jawa Tengah. Atap melengkung ini mungkin dimaksudkan untuk melambangkan bunga teratai, atau mungkin dimaksudkan untuk meniru atap organik yang terbuat dari serat ijuk  yang umum dalam arsitektur Jawa kuno dan juga dapat ditemukan hari ini di arsitektur atap candi di Bali.

Akses Menuju Candi Banyunibo

Akses untuk menuju Candi Banyunibo cukup mudah, dan lebih disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena akses kendaraan umum masih sangat minim untuk menjangkau lokasi ini. Secara administratif, Candi Banyunibo terletak di Dusun Cepit, Kelurahan Bokoharjo, Prambanan, Yogyakarta. Untuk menuju lokasi Candi Banyunibo ini, perjalanan dari kota Yogyakarta, ambil saja arah ke timur melalui jalan Jogja-Solo menuju Candi Prambanan.

Sesampainya di pertigaan lampu merah sebelum Candi Prambanan, ambil ke kanan (arah selatan) menuju jalan Piyungan. Ikuti saja jalan tersebut hingga menemukan pertigaan kecil yang ada papan petunjuk arah ke Ratu Boko lalu belok ke kiri lurus melewati area persawahan. Jalan sudah beraspal hanya saja sudah banyak yang rusak, jadi lebih baik berhati-hati ketika melewati jalan ini. Sampai di perempatan yang cukup besar, terdapat papan petunjuk yang cukup besar, jika ke kiri ke Ratu Boko, ke kanan menuju Candi Ijo, dan lurus menuju Candi Banyunibo.

Sesampainya di kompleks candi, tidak ada satupun orang yang berkunjung, hanya terdapat seorang satpam yang bertugas menjaga candi. Jika dilihat dari bangunannya, Candi Banyunibo ini masih berdiri dengan kokoh dan relief-relief yang dalam keadaan utuh. Atau mungkin karena lokasinya yang terpencil Kata “banyunibo” sendiri memiliki arti “air yang jatuh atau menetes“. Candi ini dibangun sekitar abad ke-9 pada masa kerajaan Mataram Kuno. Di bagian atas candi ini terdapat stupa yang merupakan ciri khas dari candi peninggalan agama Budha. Karena letak candi yang cukup terpendil di tengah persawahan dan terpisah dengan kelompok candi yang lain, candi ini disebut pula dengan “Si Sebatangkara Banu Nibo”.

Keunikan Candi Banyunibo

Candi Banyunibo terdiri dari satu bangunan candi induk yang menghadap ke arah barat dan enam bangunan Candi Perwara (candi pengiring) yang terletak di sebelah timur dan selatan candi induk. Bangunan candi induk ini memiliki sebuah ruangan dengan 8 buah jendela yang memiliki pemandangan ke ladang. Hanya saja Candi Perwara atau candi pengiring ini dalam kondisi yang memprihatinkan karena hanya dibiarkan saja sebagai reruntuhan.

Hiasan relief kara-makara dan beberapa relief-relief lainnya masih terlihat sangat jelas dan masih dalam keadaan yang utuh dan terawat. Sangat indah menikmati relief-relief yang berada di dinding Candi Banyunibo ini. Untuk memasuki Candi Banyunibo ini pengunjung membayar retribusi untuk tiket masuk sebesar Rp 2.000,00 per orang. Jika Anda menjelajah Yogyakarta jangan lupa untuk mampir sejenak menikmati keindahan Candi Banyunibo ini.

Source http://andikaawan.blogspot.co.id http://andikaawan.blogspot.co.id/2011/11/candi-banyunibo-keindahan-candi-yang.html
Comments
Loading...