Warning: unlink(/tmp/5914058945c6f253f68cbf38062a4c44-upQt4t.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Destinasi Wisata Rumah Adat Saung Ranggon di Cikarang

0 153

Saung Ranggon

Saung Ranggon merupakan sebuah rumah panggung kuno yang berada di Desa Cikedokan, Cikarang Barat. Saung ini berukuran 7,6 x 7,2 meter dengan tinggi lantai 2,5 lantai dari atas tanah. Terdapat tujuh buah anak tangga untuk naik ke lantai utama. Bagian dalam saung merupakan ruangan luas tanpa sekat ataupun jendela. Tempat wisata di Bekasi ini dibangun pada abad ke-16 oleh Pangeran Rangga yang merupakan anak dari Pangeran Jayakarta.

Pangeran Rangga membangun saung ini sebagai tempat persembunyian saat lari dari kejaran Belanda. Saung Ranggon baru ditemukan pada tahun 1821 oleh Raden Abbas. Meskipun telah mengalami renovasi beberapa kali, namun bangunan dan ornamennya sebagian besar masih asli. Selain menjadi tempat wisata, Saung Ranggon juga digunakan sebagai tempat ‘mencari berkah’ oleh banyak orang dengan membawa sesajen.

Akses Menuju Saung Ranggon

Untuk Akses Pertama dari Jonggol – Cibarusah – Serang. Apabila kita ingin menuju ke Saung Ranggon melalui jalur ini, maka dari arah Cibarusah pada pertigaan Kampung Cijambe, Desa Sukadami, sebelum SPBU Serang, kita arahkan kendaraan ke kiri melintasi Jalan Raya Serang – Setu. Sama halnya dengan akses pertama, di jalur kedua ini akan kita jumpai pula jalur yang berkelok-kelok, naik turun dengan selingan perkampungan dan persawahan. Kurang lebih berjarak 5 kilometer, akan sampai kita di Desa Cikedokan.

Akses kedua, melalui Kawasan Industri MM-2100. Arahkan kendaraan kita menuju pinggiran kawasan menuju perkampungan Desa Jatiwangi. Jalan Desa selebar kurang lebih 6 meter yang sudah rapi berbeton, akan dengan cepat mengantarkan kita menuju Kantor Desa Cikedokan dan segera bersua dengan Saung Ranggon.

Kita bisa beristirahat sejenak di depan Kantor Desa Cikedokan ini. Jika anda menuju ke tempat ini dengan mengayuh sepeda, melemaskan kaki sejenak dan meneguk air mineral bisa dilakukan. Jika anda menuju tempat ini dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua kesayangan, anda bisa mendinginkan pantat dari gesekan jok sepeda motor yang panas. Kantor Desa Cikedokan, berada tepat di pojok pertigaan, sehingga dengan lokasinya yang demikian ini sering dijadikan tempat beristirahat warga dengan berbagai macam keperluannya. Jika anda memilih akses yang ketiga, misalnya, maka untuk menuju Saaung Ranggon yang berjarak ± 750 meter lagi, silahkan lurus saja, jangan belok ke kiri. Karena jika berbelok ke kiri, maka anda akan menuju ke arah Serang atau Setu.

Jalan selebar ± 3 meter yang lagi-lagi juga berkelok-kelok ini, tidak membuat kita bosan, karena mata kita akan dimanjakan dengan hijaunya berbagai macam tumbuhan dan pepohonan yang rindang. Beberapa jenis hasil bumi terkadang sedang dalam proses panen, seperti lengkuas, kunyit, jahe, dan sejenisnya. Mobil-mobil bak terbuka terlihat parkir di pinggir-pinggir jalan menunggu muatan hasil bumi ini. Setelah berkendara sekitar 5 sampai 10 menit, maka sampailah kita di lokasi yang kita tuju: Saung Ranggon.

Source Jalan Wisata anekatempatwisata
Comments
Loading...