Destinasi Wisata Pemandian Lawe Ger-Ger, Aceh

0 39

Pemandian Lawe Ger-Ger 

Objek wisata Lawe Gerger sebagai tempat pemandian air panas di Desa Jongar Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, yang sebelumnya terkesan kumuh, kini terlihat mulai tertata. Kondisi ini tergambar dari pengelolaan sampah yang tertata dan penataan para pedagang yang terlihat rapi. Bahkan, fasilitas bangunan di lokasi wisata pemandian air panas ini terlihat telah dibenahi sesuai dengan tata letak dan fungsi bangunan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Tenggara, Bahagia Wati kepada Analisa, Kamis (30/7) mengakui bahwa sebelumnya lokasi pemandian air panas ini memang masih minim perhatian, namun sejak beberapa bulan terakhir potensi wisata yang berlokasi sekitar 20 kilometer dari kota Kutacane mulai dikembangkan. Pengembangan dilakukan dengan melakukan peningkatan fasilitas dan penataan letak bangunan sesuai dengan kebutuhan wisata, seperti membangun maupun melakukan pengembangan pada kolam renang yang ada.

Kemudian, menambah dan mengembangkan fasilitas pendukung, seperti penyediaan lahan parkir, arena permainan bagi anak-anak dan menempatkan petugas kebersihan maupun pengelolaan fasilitas. Alhamdulilah, sekarang sudah mulai dilirik pengunjung, terutama di hari-hari libur, kita lihat sudah mulai dipenuhi pengunjung lokal, dan potensi di lokasi wisata-wisata lainnya nanti secara perlahan akan terus kita tingkatkan.

Pantauan Analisa di Lawe Gerger yang sebelumnya sepi pengunjung ini terlihat muali diminati wisatawan lokal, khusus bagi pengunjung dewasa yang hendak berenang di kolam pemandian air panas dikenai biaya (tiket) Rp5.000/orang. Sementara bagi pengunjung anak-anak hanya dikenai biaya Rp2.000/orang. Pengunjung membludak terutama di hari libur khususnya hari Minggu. Sementara, pada hari-hari lainnya hanya beberapa pengunjung yang mendatangi lokasi wisata pemandian air panas yang bersumber dari pegunungan Lawe Gerger ini.

Source http://wwwwisataacehtenggara.blogspot.com http://wwwwisataacehtenggara.blogspot.com/2017/06/kabupaten-aceh-tenggara-adalah-salah.html
Comments
Loading...