Warning: unlink(/tmp/5914058945c6f253f68cbf38062a4c44-6OV0NV.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Destinasi Wisata Alam Ekowisata Hutan Mangrove Indramayu

0 95

Ekowisata Hutan Mangrove di daerah Karangsong merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berada di Indramayu. Kawasan ini beralamat di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini sudah ditata dengan apik dan dilengkapi sejumlah fasilitas untuk berwisata oleh warga sekitar dan juga Perhutani. Ekowisata ini juga disebut-sebut didukung oleh Pertamina dan beberapa kegiatan CSR dari berbagai korporasi.

Akses Menuju Hutan Mangrove

Untuk menuju lokasi ini sangatlah mudah. Jika Anda dari Jakarta tinggal menuju Lohbener terus menuju Bangkir sampai di Jembatan Cimanuk dekat Masjid Agung dan Alun-alun Indramayu, Anda tinggal belok ke kiri mengikuti Jalan Siliwangi. Nantinya Anda akan bertemu dengan gapura besar Karangsong, dan kurang lebih 3 kilometer untuk sampai ke lokasi.

Harga Tiket Hutan Mangrove

Pengelola Ekowisata Karangsong membebankan tiket masuk kepada pengunjung berdasarkan kendaraan yang masuk bukan per orang, yakni untuk jenis kendaraan sepeda motor hanya dikenakan Rp5.000, sementara untuk mobil dikenakan biaya Rp10.000. Kendaraan langsung diparkir di tempat yang sudah ditentukan di sepanjang Pantai Karangsong.

Keindahan Hutan Mangrove

Di tempat ini Anda bisa melihat keindahan pemandangan laut Jawa sembari merasakan deburan ombak dan pasir pantai. Juga disediakan saung kecil dari bambu di sepanjang Pantai Karangsong yang bisa Anda sewa untuk berkumpul bersama keluarga atau teman. Setelah puas menikmati keindahan pantai, Anda bisa menuju ke arah penjualan tiket perahu di dekat sungai menuju hutan mangrove, untuk menyusuri hutan mangrove dengan perahu kecil yang muat hingga 20 orang. Harga tiket sebesar Rp15 ribu per orang.

Sebenarnya ada dua cara untuk menikmati wisata hutan bakau di Pantai Karangsong, pertama dengan jalan kaki melewati jembatan kayu. Cara ini lebih murah karena tidak butuh mengeluarkan biaya namun tidak bisa mengelilingi seluruh kawasan. Sementara cara yang kedua adalah dengan menyewa perahu nelayan dan berkeliling hutan dengan berperahu.

Pengelola hutan mangrove Karangsong Indramayu juga memperbolehkan pengunjung untuk menggunakan kamera DSLR. Maka, jika Anda termasuk seseorang penggemar fotografi, Anda bisa leluasa mengambil foto jika datang ke hutan mangrove ini. Bahkan, hutan mangrove Karangsong juga kerap digunakan untuk kegiatan foto pre-wedding, namun tentunya dengan izin dari pihak pengelola.

Source Jalan Wsiata penginapan
Comments
Loading...