Danau Gatal : Destinasi Wisata Danau di Kecamatan Kotawaringin Lama

0 174

Danau Gatal

Obyek wisata alam Danau Gatal di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) perlu sarana pendukung berupa akses jalan, ruang ganti, dan kamar kecil. Meski sarana pendukung belum ada, danau yang masuk dalam wilayah Desa Rungun itu selalu diserbu pengunjung saat liburan. Tak kurang dari seribu pengunjung dalam tiga hari terakhir ini. Namun mereka menyayangkan tidak ada peningkatan sarana pendukung tempat wisata tersebut.

    

Sugi, warga Desa Sumber Mukti, mengaku selalu mengunjungi Danau Gatal setiap libur Lebaran. Dia berharap Danau Gatal ada perubahan ke arah yang lebih baik. Perlu ada pembenahan, terutama jalan untuk mencapai lokasi. Diakuinya, danau ini cukup bagus. Pemerintah pernah membangun fasilitas tersebut namun saat ini sudah tidak berfungsi lagi.

Nurma, warga yang bertempat tinggal di sekitar Danau Gatal membenarkan bahwa MCK dan sumur yang dibangun oleh pemerintah sudah tidak berfungsi lagi dan hal ini sering dikeluhkan pengunjung. Pengunjung yang datang ke objek wisata alam ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya. ”Selama tiga hari ini diperkirakan sudah ada seribu orang terutama sehari setelah Lebaran sedangkan hari ini agak kurang karena hujan sehingga jalannya agak sulit,” imbuh Nurma.

Pengunjung yang datang tidak dipugut biaya. Selain menikmati keindahan danau, para pengunjung ada yang memancing ataupun mengelilingi danau dan ziarah ke makam keramat yang berada di seberang danau menggunakan perahu dengan tarif Rp 10 ribu per orang. Harapan pengunjung adanya lengkapan fasilitas cukup beralasan agar Danau Gatal menjadi destinasi wisata yang diagendakan wisatawan. Selain fasilitas yang menjadi perhatian juga keamanan pengunjung menjadi sorotan karena warga yang memberikan jasa angkutan sungai tidak melengkapi pelampung.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Kolam H. Napis berharap ada pembangunan sarana prasarana di Danau Gatal untuk mendukung objek wisata alam tersebut. Menanggapi hal ini Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyebut bahwa pembangunan objek wisata Danau Gatal adalah prioritas pada tahun 2017 ini. ”Danau Gatal ini sudah masuk program prioritas pembanguanan di tahun 2017 ini tetapi kelihatannya ada sedikit terkendala. Ada warga yang mendukung, ada warga yang menolak pengembangan atau pembangunan fasilitas di Danau Gatal,” ungkap bupati.

Untuk itu Nurhidayah meminta bagaimana warga Kolam yang berada di sekitar Danau Gatal untuk menyamakan persepsi agar bisa terwujud pembanguan yang bisa menjadikan Danau Gatal sebagai tempat wisata andalan sehingga bisa memberikan kontribusi bagi warga sekitarnya. Menurut Nurhidayah, Danau Gatal bukan hanya dikembangkan pada sektor wisata saja tetapi akan dikembangkan pada bidang perikanan, salah satunya keramba apung. “Selain sektor pariwisata dan perikanan, Danau Gatal juga bisa difungsikan sebagai penyedia bahan baku air, baik untuk mengatasi krisis air bersih pada musim kemarau arau pun untuk kebutuhan lain seperti pertanian,” tandasnya.

Source http://sampit.prokal.co http://sampit.prokal.co/read/news/10225-asiknya-wisata-danau-gatal-bisa-untuk-mancing-keliling-danau-hingga-ziarah-tapi-sayang
Comments
Loading...