Warning: unlink(/tmp/5914058945c6f253f68cbf38062a4c44-AjfSxS.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Curug Luweng Sampang Wisata Alam di Gunungkidul

0 147

Curug Luweng Sampang

Curug Luweng Sampang merupakan salah satu wisata alam yang memiliki keindahan yang khas dan unik. Potensi sebagai wisata masih harus digarap lebih serius lagi. Belum banyak sarana dan prasarana yang mendukung obyek wisata ini seperti papan petunjuk arah, area bermain, shelter, loket, dll. Magnet daya tarik wisata harus diperkuat lagi. Terlebih lagi bila tujuannya bisa mensejahterakan warga sekitar. Perlu dukungan dari berbagai pihak  supaya obyek wisata ini bisa lebih maju dan berkembang. Curug ini berada di Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Daya Tarik Curug Luweng Sampang

Luweng Sampang berupa air terjun berbentuk lubang dan berornamen unik yang berasal dari hasil proses pengikisan air sungai terhadap bebatuan karst. Aliran sungai yang mengalir ini melukis badan sungai sehingga membentuk guratan alur-alur mirip bebatuan di Grand Canyon Sungai Colorado. Air terjun itu sendiri berada di antara celah yang tampak membelah batu sehingga terlihat seperti gua atau lubang. Itulah mengapa air terjun ini disebut dengan nama Curug Luweng Sampang.

Hasil gambar untuk Curug Luweng Sampang

Pada saat musim hujan tiba, air sungai begitu melimpah dan air terjun tampak begitu jelas. Namun, pada saat musim kemarau tiba, debit air sungai sangat minim. Sampai-sampai air terjun mungil ini tak tampak. Ada penjaga air terjun yang bernama Bapak Legiman. Beliau yang bertanggung jawab mengelola air terjun ini. Terkadang beliau sendiri yang menutup lubang air terjun ini untuk menampung air di atasnya untuk keperluan penduduk setempat.

Mitos Curug Luweng Sampang

Dulunya, di lokasi air terjun inilah sebagai lokasi pertapaan oleh Sunan Kalijogo. Beliau merupakan salah satu dari wali songo yang berperan dalam syiar agama Islam di tanah Jawa. Salah satu laku spiritual yang dilakoninya yaitu bertapa di sungai. Salah satunya di sungai ini. Sampai sekarang, tempat lokasi bekas pertapaan masih disinggahi oleh orang yang ingin bertapa. Biasanya pada waktu malam Selasa Kliwon atau Jumat kliwon serta hari-hari khusus lainnya.

Gambar terkait

Rute Menuju Curug Luweng Sampang

Untuk sampai ke destinasi Curug Luweng Sampang, ada dua jalur yang bisa pengunjung ambil dari Kota Jogjakarta. Jalur pertama melalui Piyungan, sedangkan jalur kedua melalui Prambanan. Bila pengunjung mengambil rute via Piyungan, susuri jalan yang menuju Kecamatan Pathuk hingga sampai di simpang Polsek Pathuk yang mengarah ke Gedangsari. Hanya saja, jalur ini memang terasa memutar, jaraknya lebih panjang, dan waktu tempuhnya juga lebih lama.

Bila pengunjung mengambil jalur yang melewati Prambanan, temukan simpan Prambanan di perbatasan Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah. Temukan arah penunjuk jalan yang mengarah ke Kecamatan Gantiwarno. Arahnya ke selatan dari Jalan Solo. Susuri terus Jalan Sumopuro. Bila sudah sampai ke Kecamatan Gantiwarno, lalu diteruskan menuju Desa Jogoprayan. Untuk rute ini, jaraknya sekitar 31 kilometer dari Kota Jogja.

Source https://www.lihat.co.id https://www.lihat.co.id/wisata/air-terjun-luweng-sampang.html
Comments
Loading...