Coban Raksasa, Wisata Alam Kota Malang

0 26

Coban Raksasa

Coban Raksasa merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menjadi daya tarik wisatawan yang berada di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Anda bisa mencapai Desa Ngadas dengan melalui jalur menuju Gunung Bromo dari arah Tumpang, di sebelah timur dari kota Malang. Sesuai namanya, coban yang berada di kawasan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) itu memang berwujud air terjun yang sangat besar. Ketinggiannya mencapai 250 meter. Sedangkan, jumlah air yang jatuh dari aliran Sungai Amprong ini mencapai lebih dari 450 liter per detik.

Keindahan Coban Raksasa

Air terjun di Coban Raksasa terbagi dalam dua bagian. Pada bagian pertama, ketinggiannnya tidak lebih dari 25 meter. Sedangkan bagian berikutnya, ketinggiannya mencapai 200 meter lebih. Karena begitu besar dan tingginya air yang jatuh, suaranya terdengar cukup jauh dari area coban. Bahkan keberadaannya sudah terlihat dari kejauhan di antara rerimbunan hutan pinus. Oya, nama Coban Raksasa yang diberikan warga Desa Ngadas ternyata bukan saja dikarenakan ketinggian air terjun di kawasan ini.

Tetapi juga cerita yang melekat di wisata alam yang menawan ini. Konon, di sekitar kawasan air terjun itu hidup seorang sakti mandraguna yang tidak terkalahkan bernama Satumi. Dia bersemedi di air terjun yang tidak mudah dijamah manusia tersebut. Satumi tidak saja sesumbar dirinya tidak terkalahkan, tapi juga terlalu congkak.  Karena kecongkakannya, akhirnya dia pun dapat dikalahkan di Coban Raksasa. Cerita itu diyakini warga sebagai pesan-pesan moral yang hingga saat ini masih dipegang teguh. Yakni dengan besikap berhati-hati saat memasuki kawasan Coban Raksasa. Setiap pengunjung yang bermaksud ke coban tidak boleh berkata dan berpikiran buruk, apalagi merusak alam.

Akses Menuju Coban Raksasa

Untuk mencapai Coban Raksasa yang elok ini tidaklah mudah. Dibutuhkan perjuangan keras sebab dari perkampungan Desa Ngadas menuju coban hanya bisa dilalui dengan jalan kaki. Jaraknya mencapai 7 km dan memerlukan waktu hingga 4 jam. Perjalanan dimulai dari lahan pertanian penduduk yang berbatasan dengan hutan belantara. Setelah sampai di ujung perbatasan lahan dengan hutan, kita bisa menitipkan kendaraan pada penduduk. Kondisi jalanan menurun menyisiri jalan setapak di antara tanaman pohon pinus. Panorama alam di sisi kiri dan kanan jalan setapak tampak begitu indah. Di antara rerimbunan pohon pinus, terbentang pegunungan yang mengelilingi kawasan ini.

Setelah 1,5 jam perjalanan, suara air terjun mulai terdengar. Tidak lama kemudian, terlihat Coban Raksasa di antara rerimbunan hutan pinus. Semakin dekat, air terjun ini terlihat semakin besar namun tidak terlihat jatuhnya air terjun. Perjalanan dilanjutkan untuk mencapai air Coban Raksasa ini terjatuh. Setelah 4 jam melewati medan yang berat, maka sampailah Anda di aliran sungai dari coban yang masih perawan ini. Aliran sungai inilah satu-satunya untuk mencapai tempat jatuhnya Coban Raksasa. Hempasan angin di sekitar coban sangat kencang. Tetapi bila sudah mencapai Coban Raksasa, dijamin Anda akan terpesona oleh keindahannya. Oya, untuk menuju coban ini, sebaiknya pengunjung harus membawa peralatan hiking yang lengkap.

Source http://surabaya.panduanwisata.id http://surabaya.panduanwisata.id/wisata-alam/wanawisata-coban-raksasa-wisata-seru-bagi-petualang-sejati/
Comments
Loading...