Bukit Pena, Objek Wisata Religi di Mamasa

0 48

Bukit Pena

Bukit Pena ini merupakan salah satu destinasi wisata religi yang berada di Desa Balla Peu, Kecamatan Balla merupakan sektor wisata paling berpotensi menyerap wisatawan asing. Tak salah jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa menjadikan daerah ini sebagai branding sektor wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Mamasa, Drs David MM, menjelaskan, kawasan patung Bunda Maria di Balla merupakan salah satu andalan Pemkab Mamasa untuk menyerap wisatawan lokal dan mancanegara. Apalagi tempat yang dikenal sebagai kawasan patung Bunda Maria tertinggi di Asia Tenggara ini, merupakan tempat ibadah umat Katolik sedunia, sehingga tidak sedikit wisatawan lokal dan mancanegara yang berminat berkunjung ke tempat tersebut.

Kawasan bukit Pena, menurut David akan dipenuhi puluhan patung keluarga Kudus. Sejak beberapa bulan lalu Pastor mendatangkan pakar pematung ternama, Ismanto asal Magelang, Jawa Tengah. “Sekarang sudah belasan patung yang rampung dibuat. Patung tersebut akan dipasang untuk menghiasi jalan dari kaki bukit menuju gua di puncak bukit. Selain itu, beberapa asrama juga sedang dibangun untuk digunakan biarawan dan biarawati menginap.

Untuk menjaga kualitas dan keindahan estetika bangunan, beberapa seniman patung binaan Ismanto dari tanah Jawa, juga didatangkan ke Mamasa. David berharap, penataan kawasan ibadah Katolit tersebut segera tuntas dan menjadi ikon wisata andalan di Sulbar. Apalagi, Pemprov Sulbar akan membuatkan kalender tetap sebagai jadwal kunjungan wisatawan asing di kawasan patung Bunda Maria di puncak Pena, Mamasa.

“Sasaran wisatawan asing adalah negara Prancis dan negara-negara besar lainnya. Ini menjadi dorongan semangat Pemkab Mamasa dalam mempromosikan sektor pariwisata daerah agar bisa dikenal di mata dunia,” ujar David.

Keindahan alam bukit Pena Mamasa, mendapat pujian seniman ternama Ismanto. Pematung asal Kediri tersebut mengakui kultur alam yang ada di kawasan itu. Kata Ismanto, puncak bukit Pena sangat luar biasa cantik dan alami. Kultur alam secara geografis sangat indah dan nyaman. Suasana di sekelilingnya sangat cocok sebagai tempat ibadah dan pelaksanaa ritual kerohanian Katolik.

Kehadirannya di Mamasa, menurut Ismanto atas kepercayaan Pastor untuk membuat puluhan patung dan sebagai visualisasi kawasan Pena. Patung keluarga Kudus yang dibuatnya akan ditebar di bukit Pena menghiasi jalan menuju puncak bukit. Seperti patung salib, patung Yosep, patung malaikat, dan patung keluarga kudus lainnya.

Source https://brilyantiara.blogspot.com https://brilyantiara.blogspot.com/2013/10/pesona-wisata-bukit-pena-mamasa.html
Comments
Loading...