Warning: unlink(/tmp/5914058945c6f253f68cbf38062a4c44-fSRZIt.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Bukit Batu Putih : Keindahan Alami di Kota Samarinda

0 57

Gunung Batu Putih karena dari semua sudut kota Samarinda melihat gunung ini berwarna putih. Warna putih itu berasal dari batu gunung yang terdapat di gunung ini. Sejak dulu pula, gunung batu ini ditambang dan batunya dijadikan pondasi rumah, pagar dan pondasi jalan. Di Samarinda orang-orang mengatakan batu yang sangat keras ini tanah biasa. Orang-orang dengan mudah bercocok tanam seperti singkong dan pisang. Memang tidak subur karena di bawah tanaman itu batu.

Sudah sejak lama gunung itu ditambang. Namun penambangan dengan menggunakan alat berat baru beberapa tahun terakhir ini. Akibatnya, gunung ini sebagian sudah dipangkas dan diperkirakan dua atau tiga puluh tahun lagi, gunung Batu Putih atau gunung Air Putih ini sudah tidak adablagi dan tidak pula bisa dijadikan tempat untuk menikmati hampir sebagian kota ini.

Ada 3 gunung yang bisa dijadikan tempat untuk menikmati indahnya Samarinda terutama di sore, senja dan malam hari, yaitu gunung Steleng, gunung Lampu atau gunung Batu Puitih ini. Di gunung Steleng, wajah Samarinda banyak terlindung pohon dan semak. Apalagi hanya sedikit tanah lapangnya. Begitu juga di gunung lampu. Ada tanah lapang tapi tidak bisa memandang Samarinda bagian hulu. Terlindung dinding bukit. Hanya mudah untuk melihat teluk Selili, Sungai Kerbau dan ke arah hilirnya serta Palaran.

Wajah Samarinda paling enak dinikmati dari arah gunung Batu Putih. Sayangnya, gunung Batu Putih ini terus ditambang. Tak mungkin gunung Batu Putih ini bisa dikembalikan seperti semula bila kelak gunung ini benar-benar rata oleh penambangan meskipun pemerintah memiliki banyak dana. Gunung itu adalah anugerah dari Allah. Pasti ada maksud Allah menghadirkan gunung ini. Bagiku, gunung ini telah hadir menjadi pagar kota, bak pengawal di istana, pagar ayu di setiap acara. Jika pagar, pengawal, pagar ayunya roboh, bisa dibayangkan seperti apa yang dipagari, dikawali dan dikelilingi pagar ayu ini.

Rejeki pemilik, penambang, penjual dan pengangkut hasil tambang ini tentu harus dicarikan solusi bila ada niat dannm komitmen untuk mempertahankan gunung ini. Selain sungai Mahakam, bukit-bukit yang mengitari kota Samarinda, terutama gunung Batu Putih adalah keunggulan komparatif yang tiada duanya di dunia. Makanya, maaf, aku lebih senang berwisata ke bukit ini daripada menonton pertunjukan wisata festival mahakam setiap tahunnya.

Source http://visitkaltim.http://visitkaltim.idid http://visitkaltim.id/blog/gunung-batuh-putih-samarinda
Comments
Loading...