Warning: unlink(/tmp/85cfc6e4a03bcd16c625ba7d56e4ea2e-jVVPMO.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Brayeung, Wisata Alam Eksotik di Aceh Besar

0 118

Panorama asri pegunungan, ditambah air jernih kehijau-hijauan yang terhampar dalam waduk, memukau siapa saja yang berkunjung ke lokasi wisata alam ini. Objek yang terletak 26 kilometer dari Kota Banda Aceh ini, bukan sekadar alternatif bagi yang bosan dengan wisata pantai, tapi juga tempat mencari ketenangan batin dan melepas penat. Brayeung ramai dikunjungi wisatawan lokal tiap akhir dan hari libur.

Brayeung bisa ditempuh lewat Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh. Perjalanan ke sini dijamin tak membosankan, karena sepanjang jalan kita disuguhkan pemandangan indah Samudera Hindia dan perbukitan. Setiba di kawasan kilometer 23 atau di persimpangan depan Masjid Leupueng, perjalan harus dilanjutkan sekira 3 kilometer lagi ke dalam. Jalan aspal ke sini tak terlalu lebar. Sambil mencapai Brayeung, kita bisa menikmati hamparan sawah dan pepohonan rindang sepanjang jalan.

Memasuki Brayeung, suara air jatuh di bendungan yang terbentang di waduk terdengar bergemuruh. Air jernih kehijau-hijauan yang bersumber langsung dari pegunungan, berpadu dengan pepohonan lebat yang tumbuh di sisi kiri-kanannya cukup memanjakan mata. Kicauan burung beradu dengan hembusan angin yang membuai pohon-pohon, menciptakan sebuah nyanyian alam yang menenangkan jiwa. Brayeung menyajikan sebuah keunikan dalam kawalan bebukitan hijau yang menjulang tinggi dihiasai riakan kabut.

Lembah Brayeung sekarang menjadi salah satu objek wisata pemandian favorit di Aceh Besar. Seiring semakin banyak yang berkunjung, warga sekitar pun keciprat berkah. Lapangan kerja baru terbuka di sana. Mereka mendirikan kios penjaja makanan, minuman, dan gubuk-gubuk kecil tempat bersantai bagi pengunjung di bantaran waduk. Ada juga yang menyediakan jasa sewa ban, boat karet dan perahu bebek. Selebihnya terlibat sebagai pengelola, mengurus soal tiket masuk, kebersihan hingga parkir.

Pada Sabtu-Minggu atau hari libur lainnya, banyak warga datang ke sini baik dengan mobil maupun sepeda motor. Mereka bebas bersantai di gubuk-gubuk atau pinggiran waduk menikmati udara segar dan panorama Brayeung. Untuk menuju lokasi cukup membayar Rp10 ribu hingga 40 ribu kepada penyewanya, kita bebas bersantai di aria tau menyisir sisi-sisi waduk yang bertebing pepohonan rimbun.

Source https://www.bandaacehtourism.com https://www.bandaacehtourism.com/jelajah/brayeung-wisata-alam-eksotik-di-aceh-besar/#.W0gv5dUzZct
Comments
Loading...