Warning: unlink(/tmp/85cfc6e4a03bcd16c625ba7d56e4ea2e-t31C6w.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Bitung : Kota Cakalang Tujuan Wisata Favorit di Sulawesi Utara

0 7

Kota Bitung

Bitung adalah pelabuhan utama utama di Sulawesi Utara. Terletak di sisi timur provinsi Sulawesi Utara, Bitung menyediakan akses mudah ke gunung berapi, taman, dan tempat menyelam. Kota Bitung terdiri dari lahan yang terletak di kaki gunung Dua sudara dan sebuah pulau bernama Lembeh. Bitung juga dikenal sebagai kota industri, khususnya industri perikanan.

Menurut cerita sejarah, nama Bitung diambil dari nama pohon yang tumbuh di wilayah utara Pulau Sulawesi. Warga yang pertama kali memberi nama itu adalah Dotu Hermanus Sompotan, dalam bahasa tradisional yang disebut Tundu’an atau pemimpin. Dari Sekitar tahun 1940-an, pengusaha perikanan di Laut Sulawesi tertarik dengan keberadaan Bitung daripada Kema (sekarang Kabupaten Minahasa Utara) yang dulunya merupakan pelabuhan perdagangan, karena mereka yakin Bitung lebih strategis dan bisa dijadikan pelabuhan pengganti Kema. Akhirnya, Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 4/1975 tanggal 10 April 1975 Kota Bitung diresmikan sebagai kabupaten administratif pertama di Indonesia.

Penduduk Bitung adalah penduduk Sangir, yang merupakan salah satu suku sub suku Manadron atau Minahasa. Jadi budaya yang ada di Bitung tidak lepas dari budaya yang ada di wilayah Nusa Utara. Ada juga suku minoritas yang tinggal di Bitung seperti orang Jawa dan Gorontalo, jumlah orang Tionghoa cukup besar di Bitung. Sebagian besar etnik tersebut bekerja sebagai pedagang.

Sebagian besar penghuni Bitung memegang agama Kristen Protestan sebagai agama mereka, sementara di sebagian besar orang Jawa dan Gorontalo memegang Islam sebagai agama mereka. Konghucu dan Buddha dipegang oleh etnis Tionghoa. Dalam berbicara sehari-hari, orang Bitung menggunakan bahasa Manado atau bahasa Sangir. Sementara Bahasa Indonesia masih menjadi bahasa nasional untuk berkomunikasi.

Budaya di Kota Bitung sangat dipengaruhi oleh budaya Sangir dan Talaud, yang menghubungkan jumlah orang dari etnis Sangir. Contoh budaya Sangir dan Talaud di Bitung adalah Masamper. Masamper adalah gabungan antara nyanyian dan tarian yang berisi nasehat, tip, juga kata-kata pujian kepada Tuhan. Kultur Sangir lainnya dapat ditemukan di Bitung yaitu Tulude / Menulude. Tulude berasal dari kata Suhude yang berarti ditolak. Acara tradisional menulude akan memuji Duata / Ruata (Tuhan), dan bersyukur atas perlindungan-Nya.

Sektor pertanian Bitung didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan. Namun dalam pertumbuhannya, sektor industri berkembang pesat dan mencapai nilai tertinggi. Pada tahun 2004 sektor transportasi dan komunikasi menyumbang perekonomian terbesar di Kota Bitung. Industri di Kota Bitung didominasi oleh industri perikanan, galangan kapal, dan industri minyak kelapa. Selain itu ada juga industri transportasi laut, makanan, baja, industri menengah dan kecil.

Tujuan Wisata

  1. Taman Nasional Tangkoko, sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Bitung. Anda bisa menggunakan transportasi umum yang murah, tapi akan sangat sulit karena Anda harus mengganti beberapa mobil. Cara yang paling efisien dan termudah adalah menyewa mobil, dengan biaya sekitar Rp. 450.000 – Rp. 500.000 per hari Di sini Anda harus tinggal satu malam, karena ada banyak resor dan hotel kecil di tempat ini. Pada malam hari, Anda bisa menyewa pemandu untuk membawa Anda ke hutan untuk melihat primata terkecil di dunia yang disebut “Tarsius”.
  2. Jika berwisata ke Taman Nasional Tangkoko tidak memungkinkan karena waktu yang terbatas, Anda bisa pergi ke kebun binatang mini di Bitung, hanya 10 menit dari pusat kota Bitung. Taman mini ini memiliki koleksi tarsius, burung, anoa, babi hutan, buaya, dan lain-lain. Pengelola mengenakan biaya untuk sumbangan sukarela  dan Anda akan diberi kesempatan untuk memberi makan hewan-hewan tersebut. Biasanya sekitar Rp. 20.000 – Rp. 50.000 tergantung pada jumlah pengunjung dalam grup Anda.
  3. Selat Lembeh: 30 menit dari Bitung. Dikenal sebagai surga bagi penyelam, tapi cukup mahal karena resor ini dikelola oleh orang-orang barat.
  4. Black Sand Dive Retreat, Kel. Kasawari, Bitung. Black Sand Dive Retreat adalah resor menyelam berkualitas dengan 6 bungalow eksklusif yang terletak di teluk yang terlindung di Selat Lembeh – “Critter Capital” Indonesia yang eksotis. Resor ini merupakan realisasi mimpi jangka panjang Bruce dan Fung Moore, yang memiliki pengalaman lebih dari dua puluh tahun dalam menyelam dan perhotelan di Sulawesi Utara.
  5. Dabirahe di Lembeh Hills Resort, Desa Makawidey. Dabirahe Closest To Nature merupakan tujuan liburan keluarga dan pasangan alam yang sangat baik dan ramah lingkungan, terletak di Selat Lembeh di Sulawesi Utara, surga tropis tropis yang tersembunyi. Juga menjadi tempat terkenal di dunia dengan fotografi bawah air yang menakjubkan.

Tujuan wisata lain di Bitung tersebar di seluruh kecamatan, seperti di kecamatan Ranowulu terdapat Fort Resort, Hutan Alam, Gunung Dua Saudara, Pantai Batu Putih dan Gunung Tangkoko. Di Kecamatan Matuari ada Monumen Jepang, Pantai Tanjung Merah, Millenium dan Sea View Resort. Sedangkan di kecamatan Mandidir ada Kuil Seng Bo Kiong dan tempat bersejarah Perang Dunia II.

Transportasi 

  • Rental kendaraan Biaya sekitar Rp. 500.000 per hari Termasuk supir, atau dibawa sendiri sekitar Rp.300.000.- per hari, bisa digunakan untuk sekitar Bitung, minahasa utara dan manado.
  • Bus umum ke Manado sangat sering beroperasi dengan harga murah, tapi jauh dari nyaman. Bus tidak ada AC dengan banyak dan lama berhenti untuk mengambil penumpang.
  • Taksi juga mudah ditemukan di Bitung,  biasanya taksi dari Manado yang menunggu penumpang Bitung menuju ke Manado. Beberapa dari mereka akan menggunakan argo, namun sebagian besar akan mengenakan biaya berdasarkan negosiasi. Bergantung pada tingkat keterampilan negosiasi Anda, ongkosnya bisa berkisar antara Rp. 200.000 – Rp. 500.000 untuk sekali perjalanan ke Manado.

Kuliner

  1. Babi biasa ditemukan di kota berpenduduk mayoritas Kristen ini. Anda bisa menemukan banyak restoran kecil. Jika Anda seorang Muslim, sebaiknya Anda mengkonfirmasi apakah restoran tersebut halal atau tidak.
  2. Kelelawar, anjing dan tikus adalah daging yang biasa dijual di kota ini. Pergilah ke beberapa pasar tradisional di kota ini, dan Anda dapat menemukannya dengan mudah. Jika Anda tidak nyaman dengan makanan jenis ini, sebaiknya Anda bertanya terlebih dahulu.

Restoran makanan laut Cina yang sangat dianjurkan ada di pinggir jalan kecil tepat di seberang jalan Texas Chicken dan di samping depot bahan bakar utama Bitung. Restoran ini dijalankan oleh keluarga kecil dengan dekorasi biasa tetapi makanannya luar biasa lezat dan murah.

Akomodasi

Botanica Nature Resort
Alamat: Jalan Johan Pinontoan Lingkungan 1 95533, Danowudu, Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia
Telepon: +62 438 2230178

Summer Hotel
Alamat: Jalan RB Ticoalu, Bitung Timur, Lingkuangan III, Bitung Tim., Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia
Telepon: +62 438 33262

Dabirahe Dive, Spa dan Leisure Resort
Alamat: Jalan Raya Makawidey, Makawidey, Bitung, Kota Bitung, Sulawesi Utara 95528, Indonesia
Telepon: +62 438 2239295

Cocotinos Lembeh – A Boutique Dive Lodge
Alamat: Makawidey, Aertembaga, Bitung, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia
Telepon: +62 812-4308-800

Black Sand Dive Retreat
Alamat: Kel. Kasawari, Selat Lembeh, Makawidey, Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia
Telepon: +62 821-9969-5992

Plaza Hotel
Alamat: Jl. Yos Sudarso No.78, Tim Bitung, Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara 95521, Indonesia
Telepon: +62 438 30180

Akses Menuju Menuju Bitung

Dari Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara tersedia bus umum menuju  ke Bitung. Anda juga dapat menyewa mobil di Manado.

Source https://www.pedomanwisata.com https://www.pedomanwisata.com/wisata-sejarah/kota/bitung-kota-cakalang-tujuan-wisata-favorit-di-sulawesi-utara
Comments
Loading...