Benteng Portugis ( 1512 ) Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan

0 60

Benteng Portugis ( 1512 )  Amurang

Objek wisata sejarah ini berada di pusat kota Amurang atau di Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang. Objek wisata ini bisa dicapai dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Kota Manado ibukota Propinsi Sulawesi Utara, atau 1.5jam dari Sam Ratulangi International Airport Manado dengan angkutan darat. Berada di kompleks pasar Amurang sangat memudahkan para wisataman untuk menemukan objek wisata sejarah ini.

Ketika tiba di depan Benteng Portugis terliat tulisan “Benteng Amurang” dengan logo Kabupaten Minahasa Selatan dan logo Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Di bagian depan kiri Benteng terpampang tulisan “Cagar Budaya Benteng Portugis ( Amurang ), dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayan, Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo, dengan wilayah kerja Sulawesi Utara, Sulawesi Tenga dan Gorontalo. Selain itu terpampang juga Benteng Portugis ini dilindungi Undang-Undang No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

 Sejarah objek wisata ini dimulai ketika Bangsa Portugis pertama mendarat dan membangun Benteng ini di mulut Teluk Amurang tahun 1512 atau pada awal abad ke-16, dibawah kepemimpinan armada Anthony d’Abreu. Kemudian menyusul bangsa Spanyol mendarat di perairan Mobongo / Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, serta membangun benteng yang dinamai ‘New Spain’. Namun benteng ini hancur akibat peperangan. Sisa-sisa Benteng Spanyol ini berada di pesisir pantai kompleks Gereja GMIM Kawangkoan Bawah. Benteng Portugis ini sebagai benteng pertahanan dan perlindungan dari perompak pada waktu itu.

Benteng Portugis memiliki lorong bawah tanah yang menghubungkan Benteng Portugis dengan kapel kuno Portugis yang saat ini berada di kedalaman 1.5m terpendam di bawah lantai GMIM Syaloom Sentrum Amurang.  Hal ini terbukti pada waktu Gereja GMIM Syaloom Sentrum Amurang melakukan renovasi, dan menemukan struktur bangunan yang bahan dasarnya mirip dengan bahan dasar Benteng Potugis. Selain itu, ada beberapa lorong bawah tanah lainnya yang berakhir di dekat Sungai Ranowangko,dan ke Pantai Amurang, tetapi sayangnya pintu keluarnya sudah tertutup. 

Source http://krestiangigir.blogspot.com http://krestiangigir.blogspot.com/2014/10/benteng-portugis-1512-amurang-kabupaten.html
Comments
Loading...