Air Terjun Dago, Keindahan Tersembunyi di Bandung Jawa Barat

0 90

Curug Dago

Curug Dago merupakan salah satu wisata air terjun yang berada di Bandung, air terjun ini berada di Kota Bandung. Curug ini memiliki ketinggian air terjun sekitar 12 meter saja dan lokasi curug berada pada ketinggian sekitar 800 meter diatas permukaan laut. Terbentuknya curug ini bermula dari aliran sungai Cikapundung yang mengalir dari Maribaya ke kota Bandung.

Rahasia Tersembunyi Curug Dago

Lokasi Curug Dago bisa dikatakan tersembunyi karena curug berada di aerah Bukit Dago yang masih termasuk kawasan Taman Hutan Raya Ir. H Djuanda Dago. Minimnya promosi wisata ke Curug Dago membuat curug satu ini semakin sedikit didatangi oleh pengunjung. Meski begitu, taman wisata Curug Dago ternyata menyimpan jejak sejarah dari Kerajaan Thailand.

Masih di sekitar area air terjun, terdapat dua buah prasasti batu tulis peninggalan sejarah tahun 1818 M. Menurut penafsiran para ahli sejarah, dua buah prasasti tersebut merupakan peninggalan dari raja-raja Thailand bernama Raja Rama V (Raja Chulalonkorn) beserta Raja Rama VII (Pradjathipok Pharaminthara) yang berasal dari dinasti Chakri yang pernah berkunjung ke Curug Dago.

Harga Tiket Masuk Curug Dago

Untuk mengunjungi Curug Dago, objek wisata ini dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB atau pukul 5 sore. Untuk harga tiket masuk sangat terjangkau. Anda hanya dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 5000,- per orang. Jika Anda membawa kendaraan bermotor, biaya tambahan untuk parkir kendaraan bermotor dikenai tarif sebesar Rp. 2000,- per kendaraan.

Akses Menuju Curug Dago

Curug Dago terletak di Desa Dago, Kec. Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, Pulau Jawa, Indonesia. Terletak sekitar 8 km dari pusat kota Bandung menuju arah utara. Untuk Anda yang ingin menuju kawasan wisata ke Curug Dago ada dua jalan alternatif yang dapat Anda tempuh. Dapat melewati jalan di seberang Terminal dago atau melewati Taman Budaya Ganesha Dago atau Dago Tea House yang berada di Jl, Ir. Djuanda.  Pada kedua jalan tersebut Anda hanya dapat menggunakan kendaraan roda dua atau dengan berjalan kaki.

Jika Anda mengambil rute dari Terminal Dago, kemudian masuk ke jalan setapak yang berukuran satu meter, setelah Anda menempuh waktu kira-kira sekitar setengah km dari jalan besar. Kondisi jalannya sudah dibeton dan cukup rapi sehingga akan lebih terasa nyaman untuk dilewati. Untuk Anda yang membawa kendaraan sendiri bisa memarkirnya di pelataran parkir Taman Budaya dan kemudian Anda masih harus melewati jalan setapak dengan anak tangga menurun yang cukup curam.

Source Jalan Wisata wisata air terjun
Comments
Loading...