Air Terjun Bidadari, di Bima NTB

0 186

Air Terjun Bidadari

Air Terjun Bidadari atau dikenal pula dengan Air Terjun Oi Marai terletak di Kaki Gunung Tambora Desa Kawinda To’i Kecamatan Tambora. Air terjun ini masuk di kawasan Taman Nasional Tambora. Bicara soal keindahannya, Air Terjun Bidadari sangat sempurna dan mempesona. Ketinggiannya diperkirakan mencapai 25 meter, memiliki debit air sangat besar dan di bawahnya mengalirkan air sungai hingga ke permukiman masyarakat Desa Kawinda To’i dan Desa Oi Katupa.

Dari air terjun ini pula, masyarakat beberapa desa menggantungkan hidup untuk irigasi pertanian, perkebunan dan kebutuhan hidup sehari-hari. Air Terjun Bidadari diapit perbukitan, disisi kiri dan kanan penuh dengan pepohonan rindang. Sehingga di musim kemarau sekalipun, pengunjung akan selalu merasa sejuk. Bagian atas air terjun masuk kawasan hutan lindung dan konservasi. Keindahannya semakin sempurna karena struktur air terjun dihiasi tebing dan bebatuan yang menambah pesona bagi siapapun yang memandang.

Keindahan Air Terjun Bidadari

Selain pesonanya yang menakjubkan, Air Terjun Bidadari tidak pernah kering dan kurang debit airnya walaupun musim kemarau. Menurut Kepala Dusun Kawinda Toi Abdul Haris, sungai yang bersumber dari Air Terjun Bidadari selalu mengalir sepanjang tahun. Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat beberapa desa di bawahnya karena tidak pernah kesulitan air.

Keberadaan Air Terjun Bidadari menjadi anugerah bagi masyarakat yang mendiami Kaki Gunung Tambora. Walaupun sebagian desa lainnya mimiliki kondisi tanah yang tandus, tetapi Desa Kawinda Toi sangat subur karena dialiri air yang melimpah. Pipa yang tersambung ke areal perkebunan hingga ke perkumiman masyarakat selalu mengalirkan air.

Hanya saja diakuinya, pengelolaan Air Terjun Bidadari untuk tujuan wisata memang belum maksimal dilakukan. Pengunjung masih sedikit dan terbatas masyarakat lokal saja karena lokasinya belum banyak diketahui. Ada banyak kendala yang dirasakan pemerintah desa sehingga promosi air terjun belum begitu meluas. Seperti akses jaringan telekomunikasi dan internet, jarak lokasi air terjun yang cukup jauh dan keterbatasan anggaran untuk menatanya. Wajar saja, panorama alam di sekitar Air Terjun Bidadari masih sangat alami karena belum banyak disentuh sarana pendukung.

Akses Menuju Air Terjun Bidadari

Untuk sampai ke Air Terjun Bidadari memang tidak mudah. Butuh stamina dan persiapan fisik yang prima karena jaraknya yang terbilang cukup jauh. Dari Kota Bima, jaraknya bisa mencapai puluhan kilometer. Pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 4 sampai 5 jam menggunakan mobil untuk sampai ke lokasi air terjun, jika memilih jalur lingkar utara Kota Bima-Dompu-Sanggar-Kawinda Toi. Namun, sepanjang perjalanan kita tidak akan jenuh karena disuguhkan dengan pemandangan indah. Banyak spot atau tempat-tempat menarik yang dilalui. Mulai dari Enca Kilo, Rade Na’e kuburan peninggalan Kerajaan Sanggar dampak letusan Gunung Tambora, Pantai Boro, Benteng Sanggar, Mata Air Tampuro dan panorama alam yang hijau tentunya.

Apabila memilih jalur Kota Bima-Dompu-Pekat-Labuan Kananga-Kawinda Toi waktu tempuh relatif lebih lama sekitar 5 sampai 6 jam perjalanan darat karena perjalanannya memutar ke lingkar selatan. Meski begitu, tempat-tempat menarik yang dilalui juga tak kalah mengasyikan. Hanya saja memang kondisi jalan saat mulai memasuki Desa Taloko Kecamatan Sanggar tidak begitu bagus. Selain berkerikil, juga banyak berlubang sehingga dibutuhkan kehati-hatian. Memasuki Desa Piong, wilayah terakhir Kecamatan Sanggar kondisi jalan sebagian sudah diaspal melewati Desa Oi Katupa.

Infraktruktur jembatan masih dalam tahap pembangunan. Persiapan material pengaspalan jalan juga mulai terlihat untuk menyambut Festival Tambora Menyapa Dunia bulan April mendatang. Menuju ke lokasi air terjun, pengunjung masih harus menempuh perjalanan sekitar 1 kilometer dari jalan utama. Tetapi jangan kuatir, jalan masih bisa dilalui mobil kendati harus ekstra hati-hati karena jalanan cukup terjal dan sempit. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 300 meter ke atas air terjun karena mobil hanya bisa diparkir di bawah.

Source http://kahaba.net http://kahaba.net/bima/52541/pesona-air-terjun-bidadari-spot-wisata-menakjubkan-di-kaki-gunung-tambora.html
Comments
Loading...