Air Terjun Baruttung Pangkep

0 112

Selain dikenal dengan ratusan gugusan pulau spermonde yang eksotis, kabupaten pangkajene dan kepulaun atau pangkep, juga memiliki hamparan landscape nan eksotis, mulai dari sawah terrrace hingga lairan sungai yang dan air terjun bertingkat yang oelh masyarakat lokal biasanya di sebut dengan nama  “baruttung”.

Baruttung dalam bahasa bugis berarti gemuruh dan riuh, biasanya di setiap desa yang berlokasi di area perbukitan dan kaki gunung, banyak terdapatsungai dan air terjun tanpa nama, olehnya masyarakat sekitar hanya menamainya baruttung. Jadi jangan heran jika nanti ke pangkep banyak menemui lokasi aliran sungai dengan tebing dinding dan air terjun dengan satu nama yakni “baruttung”.

 

Seperti halnya baruttung di desa bantimurung kecamatan tonddong tallasa, kabupaten pangkep ini, begitu banyak menyimpan pesona keindahan alam nan eksotis, hanya saja karena kendala akses yang cukup sulit, serta debu yang dihasillkan oleh polusi tambang silika dan pabrik semen, sehingga selama ini taman surga yang berupa baruttung kurang terkenal dan terkesan  terabaikan.

Untuk menuju ke lokasi ini tidaklah terlalu sulit, sekitar 1 jam dari jantung kota kabupaten pangkep, melewati jalur utama sisi selatan lokasi pabrik semen yang di kelola oleh BUMN, hanya saja jika menggunakan tranportasi umum atau pete-pete, rutenya hanya ada 2 kali sehari yakni pagi dan sore. Jadi sebaiknya unutk ekplorasi kita menggunakan kendaraan pribadi, saran saya mending menggunakan motor, tapi jangan lupa lengkapi diri dengan masker, mengingat polusi debu yang begitu besar.

Di desa ini pula terdapat hal unik lainnya yaitu rumah yang bertempat di gugusan karts, pemukiman ini dibuat oleh seorang warga yang bernama hamdan, bak istana kecil di hamparan sawah, rumah ini berdiri kokoh dan anggun, dengan proses pembuatan yang hanya  menggunakan pahat dan pemanasan, rumah ini secara perlahan dibangunnya mulai dari 7 tahun silam.

Sebagi tambahan informasi, kabuapten pangkep juga, memiliki kawasan karst yang sangat luas terhampar di 4 kecamatan, yakni minasa te’ne, bungoro, Balocci dan tondong tallasa. Hanya saja saat ini ketiga lokasi ini terancam dengan adanya ekplotasi secara besar besaran oleh Pabrik semen dan marmer, maklum lah karts terbaik mampu menghasilkan kualitas marmer yang nomor wahid.

Banyak gunung–gunung karts yang rusak akibat ekplotasi tambang ini, keindahan gugusan pahatan alam mulai terkontaminasi dengan mesin potong milik pabrik, dan apa lacur, masyarakat sekitar tak mampu melawan. Desakan ekonomi pun menjadi alasan utama untuk ikut bersama pengelola tambang dengan hanya menjadi buruh kasar untuk secara langsung merusak tatanan alam ini. Sekiranya gunung-gunung ini bisa kita jaga dan lestarikan, maka penyangga alam titipan tuhan ini kan tetap berdiri kokoh sebagai sumber cadangan air yang besar. Entahlah 10 atau 20 tahun kedepan.

Source https://rudyrustam.wordpress.com https://rudyrustam.wordpress.com/2015/05/28/baruttung-taman-surga-kecil-di-kabupaten-pangkep/
Comments
Loading...