Warning: unlink(/tmp/dfa16b13c44bbe524bb9588b94873dba-QKmK9p.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/jalanwisata.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 167

Gunung Tambora NTB

0 135

Gunung Tambora NTB

Gunung Tambora merupakan gunung yang ada di  Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Gunung Tambora adalah salah satu gunung yang cukup terkenal di kalangan para pendaki baik dari Indonesia maupun dari manca negara. Gunung Tambora menjadi destinasi wajib bagi para pecinta wisata ketinggian.

Image result for wisata gunung tambora

Dengan ketinggian 2.851 meter di atas permukaan laut, keindahan alam yang sangat menakjubkan. Dengan susah payah anda mendaki, takkan pulang dengan tangan hampa. karena pesona alamnya yang ada Gunung Tambora terbilang unik.  Gunung ini di juluki sebagai Gunung dengan kawah terbesar di Indonesia atau biasa di sebut dengan the Greatest Crater In Indonesia. Kawah ini mempunyai lebar 7 kilometer, dengan keliling 18 kilometer dan kedalaman 800 meter.

Keindahan Gunung Tambora NTB

Di sini terdapat padang pasir yang sangat luas yang berada di sepanjang bibir kawah gunung ini. Di sepanjang bibir kawah juga di tumbuhi oleh bunga edelweiss yang tumbuh dengan berjauhan sekitar 1,5 meter sampai 100 meter. Di tambah dengan batuan  membuat fenomena alam tersendiri.

Image result for wisata gunung tambora

Kawasan ini menjadi dua kawasan untuk konservasi, yaitu Tambora Utara Wildlife Reserve yang memiliki luas 80.000 hektar dan Tambora Selatan Hunting Park dengan luas 30.000 hektar. Gunung Tambora sangat kaya sekali dengan beranekaragaman flora dan fauna. Flora dan fauna yang tinggal di Gunung antara lain seperti alang-alang, edelwies, ixora, perdu anggrek dan untuk faunanya seperti rusa timur, kera berekor panjang dan masih banyak lainnya.

Rute Perjalanan Ke Gunung Tambora NTB

Pendakian biasanya melalui jalur resmi yaitu di Desa Pancasila. Banyak alternatif angkutan yang bisa anda gunakan untuk menuju ke Desa Pancasila ini. Salah satunya jika anda berada di Dompu, anda dapat naik angkot yang berwarna kuning terlebih dahulu untuk menuju ke terminal Dompu. Setibanya di Terminal Dompu anda dapat mencari bus umum yang akan menuju ke Desa Pancasila. setelah tiba di Desa Pancasila anda dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk menuju pintu rimba.

Related image

Pendakian baru di mulai, perjalanan tahap pertama akan menuju    Pos I. Normalnya jika berjalan kaki akan menempuh waktu sekitar empat jam perjalanan. Selama perjalanan anda akan melewati perkebunan kopi penduduk sampai menuju pintu rimba, pohon-pohon besar di sisi kiri dan kanan jalan akan sering anda lihat sampai akhirnya tiba di Pos I. Di sini terdapat sebuah pondok dan sumber air yang merupakan bocoran dari pipa yang menuju ke Desa. Selanjutnya perjalanan akan menuju ke Pos II, perjalanan ini akan melalui jalur bekas aliran sungai dengan kondisi hutan yang sangat lebat. Dapat di tempuh dengan waktu normal sekitar satu jam perjalanan.

Dari sini perjalanan akan di lanjutkan kembali menuju Pos III dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Kondisi jalurnya akan lebih sulit karena semakin menanjak dan berliku, selain itu banyak tumbuhan Jelatang yang apabila terkena kulit dapat menyebabkan gatal. Kondisi semakin sulit dengan banyaknya pohon-pohon besar yang tumbang menghadang jalur. Jadi persiapkan tenaga ekstra dan tetap berhati-hatilah saat berjalan. Setibanya di Pos III biasanya pendaki akan bermalam di sini. Tersedia lahan datar yang cukup lapang untuk mendirikan tenda dan sekitar 500 meter ke bawah terdapat pula sumber air yang berupa genangan air tadah hujan. Sumber air di sini adalah yang terakhir yang bisa anda jumpai, jadi persiapkanlah bekal anda secukupnya sebelum akan melanjutkan pendakian.

Asal Mula Gunung Tambora NTB

Gunung Tambora menurut cerita turun temurun ada dua versi, yaitu: Pertama, berasal dari kata lakambore dari bahasa Bima yang berarti mau ke mana, untuk menanyakan tujuan bepergian kepada seseorang. Kedua, dari kata ta dan mbora, dari bahasa Bima, kata “ta” yang berarti mengajak, dan kata “mbora” yang berarti menghilang, sehingga arti kata Tambora secara keseluruhan yaitu mengajak menghilang.

Related image

Ini berasal dari cerita turun temurun, dahulu ada seseorang sakti yang pertama kali ke gunung tersebut (sekarang Gunung Tambora), bertapa dan tidak di ketemukan lagi karena telah menghilang di gunung tersebut. Kalau istilah bahasa Jawa-nya moksa, yaitu menghilang jasadnya secara tiba-tiba dan bisa di lihat oleh orang-orang tertentu yang mempunyai kemampuan dalam melihat roh halus. Kemudian orang sakti yang menghilang tersebut pernah menampakkan diri di sebuah pulau yang terletak di sebelah barat laut Pulau Sumbawa juga dapat terlihat dari puncak Gunung Tambora.

Maka pulau tersebut di namai Pulau Satonda dari kata tonda yang berarti tanda/jejak kaki. Pulau tersebut dapat dilihat dari puncak Gunung Tambora, tampak dari atas berbentuk telapak kaki kanan manusia. Pulau Satonda sangat indah dengan pemandangannya yang masih alami, di tengah-tengah pulau tersebut terdapat danau yang jernih dan dikelilingi oleh tebing-tebing dari perbukitan yang masih alami.

Source gunung tambora nusa tenggara barat
Comments
Loading...