Gunung Bromo Jawa Timur

0 168

Gunung Bromo Jawa Timur

 

Gunung Bromo adalah gunung yang paling terkenal di Jawa Timur dengan kunjungan yang paling ramai setiap tahunnya. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 Meter dari atas permukaan laut dan berada dalam empat lingkup kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Malang. Keadaan alam Gunung Bromo bertautan pula dengan lembah, ngarai, caldera atau lautan pasir dengan luas sekitar 10 Km.

Hasil gambar untuk Gunung Bromo

Gunung Bromo juga termasuk dalam satu kawasan Bromo Tengger Semeru National Park, dimana terdapat beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi seperti, Gunung Semeru, Gunung Tengger, Gunung Batok, beberapa danau dan Gunung Bromo sendiri.

Sebagai gunung berapi yang masih aktif, Gunung Bromo telah mengalami letusan dengan interval waktu yang teratur dalam 20 abad ini, yakni sekitar 30 tahun sekali. Letusan terbesar terjadi pada tahun 1974 dan kembali meletus di tahun 2010.

Selain keindahan yang tersimpan di Gunung Bromo, Yadna Kasada atau Upacara Kasodo lah yang membuat Gunung Bromo menjadi tujuan destinasi utama setiap tahunnya. Upacara Kasodo di gelar setiap tahun pada bulan purnama di bulan Desember atau January.

Gambar terkait

 

Fasilitas dan Sarana Gunung Bromo

Fasilitas dan sarana yang mendukung seperti penginapan, homestay, dan transportasi berupa Jeep atau kuda yang bisa Anda gunakan untuk menjelajahi keindahan kawasan Gunung Bromo.

Akses yang mudah dan murah

Akses transportasi untuk menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru cukup mudah banyak. Anda bisa masuk melalui 4 pintu masuk yaitu dari Desa Wonkitri di Pasuruan, Desa Burno di Lumajang, Desa Cemorolawang di Probolinggo, atau Desa Ngadas Tumpang (Malang). Anda bisa menggunakan angkutan kota yang biayanya relatif terjangkau untuk menuju kawasan Gunung Bromo.

Hasil gambar untuk gunung bromo cantik

Sejarah Gunung Bromo

Asal muasal Upacara Kasodo ini bermula sejak abad ke-15 di mana diceritakan tentang seorang Putri bernama Roro Anteng yang memimpin kerajaan Tengger dengan suaminya, Joko Seger. Pasangan ini tidak memiliki anak dan karena itu mereka berdoa dan memohon kepada dewa-dewa gunung untuk di berikan keturunan anak.

Dari permohonan mereka, dewa memberi 24 anak dan mewajibkan bagi mereka untuk mengorbankan anak ke 24 mereka untuk di lempar kedalam gunung berapi. Permintaan dewa ini pun di laksanakan sehingga menjadi tradisi sampai saat ini. Rakyat Tengger melakukan Upacara Kasada dengan melemparkan hasil bumi ke dalam kawah Bromo sebagai ucapan syukur atas panen yang di terima dan sebagai permohonan untuk panen yang lebih melimpah di musim selanjutnya.

Gambar terkait

Terdapat beberapa penduduk setempat yang mengambil resiko dengan naik dan turun ke kawah dalam upaya untuk mengambil kembali barang yang di korbankan yang di yakini bisa membawa keberuntungan.

Lokasi Gunung Bromo

Gunung Bromo berlokasi dan terletak di empat kabupaten pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Yaitu di antara Kaputen Malang , Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kapupaten Lumajang.

Karena terletak dan berlokasi di empat kabupaten sehingga gunung Bromo sangat mudah di akses dan transportasi ke Bromo sangat mudah dari berbagai penjuru kota di Jawa Timur. Berikut jalur dan rute untuk menuju Gunung Bromo .

 

Source gunung bromo jawa timur
Comments
Loading...