Air Terjun Bantimurung Sulawesi Selatan

0 49

Air Terjun Bantimurung Sulawesi Selatan

Bantimurung merupakan salah satu destinasi wisata terbaik di Sulawesi Selatan. Keindahan dan pesona alam di Sulawesi di antaranya, penangkaran kupu-kupu, goa, cagar alam dan yang paling terkenal adalah pesona air terjunnya.

Air terjun di kawasan ini mengalir ke tebing-tebing karst. Karst adalah sebuah bentuk formasi pegunungan yang diakibatkan dengan adanya kumpulan bebatuan kapur.

Di kawasan tersebut ada karst yang berdiri sendiri dan adapula yang berjejer dengan membentuk pegunungan. Namun, yang paling menakjubkan adalah salah satu karst yang menjulang ke atas menyerupai sebuah Gunung sehingga di kenal dengan gunung karst.

Air terjun Batimurang ini memiliki  tinggi sekitar 20 meter dengan lebar 15 meter.  Airnya  yang jernih dan sejuk. Di bawah cucuran air terjun, terdapat permandian dari  landasan batu kapur yang tidak terlalu dalam. Tak heran, pengunjung terkadang lupa waktu ketika berada di tempat ini.

Sejarah Air Terjun Bantimurung

Air terjun yang berada dalam areal Taman Nasional Bantimurung itu awal mulanya di populerkan oleh Alfred Russel Wallace, seorang naturalis dan kolektor asal inggris. Pada tahun 1919, ia menjadikan gua mimpi dan gua batu tersebut sebagai daerah konservasi.

Di areal tersebut terdapat sekitar 268 gua. Leang leaputte menjadi gua yang terdalam dengan kedalaman 260 meter sedangkan yang terpanjang adalah gua Salukan Kallang dengan panjang diperkirakan mencapai 27 kilometer. sayang, gua-gua tersebut masih kurang familiar di bandingkan dengan gua batu dan gua mimpi. Menurut sejarah, awalnya gua tersebut adalah tempat bertapa dan kediaman Karaeng Toakala atau raja Bantimurung. Dan salah satu tempat menuju goa terdapat sebuah makam yang di percaya milik raja Bantimurung.

Selain memiliki air terjun yang mempesona, serta goa yang menyimpan sejarah. Kawasan wisata Bantimurung juga menjadi habitat ribuan kupu-kupu dari berbagai jenis spesies loh. Pengunjung dapat menyaksikan indahnya warna-warni kupu-kupu yang beterbangan di antara semak belukar dan bunga-bunga yang cantik.

Bahkan, Alfred Rassel Wallase, pernah menyempatkan diri tinggal  di kawasan ini selama kurang lebih satu tahun (1856-1857) untuk meneliti 150 spesies kupu-kupu yang tergolong langka itu. Dan penjajah Belanda pernah menjuluki tempat ini  sebagai “Kingdom of Butterfly”.

Demi menjaga kelestariannya, pengelola Taman Nasional Bantimurung mengelola penangkaran kupu-kupu sejak tahun 2005 di areal seluas 2 hektar.Keanekaragaman pesona alam di Taman Nasional Bantimurung tersebut adalah aset yang perlu untuk tetap dijaga. Partisipasi dan keterlibatan semua pihak adalah faktor utama demi menjadikan Bantimurung tetap lestari.

Lokasi

Air Terjun Batimurung berada sebelah utara kota Makassar, sekitar 50 kilometer dari kota Makassar dan 20 kilometer dari Bandara Hasanuddin Makassar. Tepatnya, Kecamatan Bantimurung,Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Akses

Obyek wisata Sulawesi Selatan ini dapat di capai dengan menggunakan angkutan umum (Pete-pete) ataupun mobil pribadi dari Kota Makassar, yang sekira 1 jam perjalanan. Tapi, jika pengunjung mengakses dari Bandara Hasanuddin, perjalanan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit.

Bila anda adalah seorang penggemar wisata alam perbukitan yang memiliki nilai sejarah yang di padukan dengan pesona air terjun, maka Bantimurung adalah pilihan terbaik dan harus menjadi tujuan wisata anda berikutnya.

 

Source wisata sulawesi selatan
Comments
Loading...